NABIRE, Papuatengah.news – Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai adanya penilangan kendaraan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Nabire adalah tidak benar atau hoaks.
Pernyataan tersebut disampaikan Kapolres saat memberikan keterangan kepada awak media di Nabire, Selasa (30/6/2026). Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar apabila tidak berasal dari sumber resmi.
Tegaskan Tidak Ada Penilangan di SPBU
Kapolres menjelaskan bahwa pemerintah bersama jajaran kepolisian saat ini hanya melaksanakan penertiban terhadap penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi agar benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan distribusi BBM subsidi berjalan lebih tertib, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Karena itu, ia menegaskan bahwa tidak ada kegiatan penilangan kendaraan di SPBU sebagaimana informasi yang beredar di tengah masyarakat.
Fokus Penertiban BBM Bersubsidi
Kapolres menyampaikan bahwa pengawasan yang dilakukan aparat difokuskan pada penyaluran BBM bersubsidi agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga distribusi BBM subsidi tetap berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang memang membutuhkan.
Ia menambahkan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu adanya razia atau penilangan kendaraan di SPBU karena informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta.
Imbau Pemilik Kendaraan Lakukan Mutasi
Selain melakukan pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi, pihak kepolisian juga mengingatkan masyarakat yang masih menggunakan kendaraan dengan nomor polisi dari luar Provinsi Papua Tengah agar segera melakukan mutasi kendaraan.
Kapolres mengatakan pemerintah telah memberikan waktu selama tiga bulan bagi masyarakat untuk mengurus perubahan nomor polisi menjadi plat Papua Tengah.
“Kami telah memberikan waktu selama tiga bulan kepada masyarakat untuk mengurus mutasi kendaraan ke nomor polisi Papua Tengah,” ujar Samuel Dominggus Tatiratu.
Dukung Peningkatan PAD
Kapolres menjelaskan bahwa kebijakan mutasi kendaraan tidak hanya bertujuan mendukung penertiban penyaluran BBM bersubsidi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui administrasi kendaraan yang sesuai dengan domisili pemiliknya.
Menurutnya, dengan administrasi kendaraan yang tertib, pemerintah daerah akan memperoleh data kendaraan yang lebih akurat sekaligus meningkatkan penerimaan daerah dari sektor pajak kendaraan bermotor.
Ia berharap seluruh masyarakat dapat mendukung kebijakan tersebut demi terciptanya tata kelola administrasi kendaraan yang lebih baik.
Imbau Masyarakat Tidak Percaya Hoaks
Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya dan selalu mengacu pada informasi resmi yang disampaikan pemerintah maupun kepolisian.
Ia juga meminta seluruh pemilik kendaraan berplat luar Papua Tengah segera menyelesaikan proses mutasi agar tidak mengalami kendala dalam mengakses BBM bersubsidi di SPBU.
Menurutnya, kepatuhan masyarakat terhadap ketentuan administrasi kendaraan akan mendukung kelancaran penyaluran BBM subsidi secara tepat sasaran.
Harapkan Penyaluran BBM Tepat Sasaran
Kapolres menegaskan bahwa penertiban yang dilakukan pemerintah bertujuan menjaga agar distribusi BBM bersubsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak serta meningkatkan ketertiban administrasi kendaraan di Papua Tengah.
Ia berharap masyarakat tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang menyesatkan, dan bersama-sama mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan sistem penyaluran BBM yang lebih tertib.
“Kami mengimbau masyarakat yang masih menggunakan plat kendaraan dari luar Papua Tengah agar segera melakukan mutasi. Dengan begitu, penyaluran BBM bersubsidi dapat berlangsung lebih tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Nabire,” pungkasnya.

Komentar