papuatengah.news, MIMIKA – Tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Mimika dilempari warga saat hendak menuju lokasi kebakaran Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Xaverius Pomako di Pomako, Kabupaten Mimika, Rabu malam.
Kepala BPBD Mimika, Agustina Rahaded, mengatakan tiga unit mobil damkar yang dikerahkan menuju lokasi kebakaran dihadang warga di depan kompleks Pertamina Pomako.
Akibat situasi tersebut, petugas terpaksa membatalkan upaya pemadaman dan memutar balik kendaraan menuju Timika demi menjaga keselamatan sopir maupun armada pemadam kebakaran.
“Terpaksa tiga unit mobil belok di halaman Pertamina lalu kembali ke Timika, ini demi keselamatan sopir dan mobil,” ujar Agustina.
Menurutnya, warga diduga kesal karena mobil pemadam dianggap terlambat tiba di lokasi kebakaran. Padahal jarak antara Kota Timika dan Pomako yang cukup jauh turut mempengaruhi waktu tempuh petugas menuju lokasi kejadian.
“Lokasi Pomako cukup jauh, petugas kami langsung bergerak setelah menerima laporan,” katanya.
Agustina mengaku memahami kekecewaan warga, namun ia berharap masyarakat juga dapat memahami kondisi geografis dan jarak tempuh menuju lokasi kebakaran.
“Kami memahami kekesalan warga, tapi harus dipahami juga lokasi cukup jauh. Tadi petugas kami sudah kebut, mujur tidak terjadi apa-apa di jalan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran Gereja Katolik Stasi Santo Fransiskus Xaverius Pomako masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Komentar