papuatengah.news, PEGUNUNGAN BINTANG – Komando Operasi TNI Habema kembali berhasil mengevakuasi masyarakat pendulang emas yang mengungsi akibat aksi kekerasan penembakan oleh kelompok bersenjata TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo di Kampung Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Selasa.
Sebanyak empat warga sipil pendulang emas berhasil dievakuasi menggunakan satu unit perahu long boat dan tiba dengan selamat di Pelabuhan Iwot, Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.
Empat warga yang berhasil dievakuasi masing-masing bernama Yudisthira D. Mudina, Wahyudi, Marjuna Antore, dan Nataniel Tandukalu. Setibanya di Pelabuhan Iwot, para pengungsi langsung menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendataan lebih lanjut oleh petugas terkait.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, M. Wirya Arthadiguna, mengatakan Koops TNI Habema terus melaksanakan langkah pengamanan, koordinasi, dan pemantauan intensif terhadap situasi keamanan di wilayah Tanah Merah dan sekitarnya.
“Personel Satgas Koops TNI Habema masih terus meningkatkan patroli keamanan di wilayah tersebut guna memastikan tidak adanya gangguan keamanan yang terjadi kembali,” ujarnya.
Selain fokus pada pengamanan wilayah, Koops TNI Habema juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan emas ilegal yang bertentangan dengan ketentuan pemerintah.
Aktivitas pertambangan tanpa izin dinilai berpotensi memicu konflik sosial, gangguan keamanan, hingga membahayakan keselamatan masyarakat sipil.
Koops TNI Habema menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan dari ancaman kelompok bersenjata TPNPB-OPM.
Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Papua sebagai tanah damai yang penuh harapan melalui pendidikan, persaudaraan, serta kehidupan masyarakat yang aman dan sejahtera.

Komentar