Mimika – Kabar menggembirakan datang dari jamaah haji asal Kabupaten Mimika yang tergabung dalam Kloter 29 Embarkasi Makassar.
Salah satu jamaah yang sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi akibat gangguan kesehatan kini dikabarkan telah diperbolehkan keluar menjelang pelaksanaan Armuzna, fase puncak ibadah haji.
Informasi tersebut disampaikan Pembimbing Ibadah Haji Kloter 29 Makassar, Muhammad Hatta, pada Senin (25/5).
“Alhamdulillah. Qadarullah salah satu jamaah kami keluar dari RS Saudi sebelum Armuzna,” ujar Hatta.
Jamaah yang sebelumnya dirawat diketahui bernama Rasia. Ia sempat mengalami keluhan sakit di bagian ulu hati yang menjalar hingga ke bagian belakang tubuh.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, jamaah tersebut mengalami pembengkakan pada jantung sebelah kiri sehingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit di Arab Saudi.
Dengan kondisi yang mulai membaik dan telah diperbolehkan keluar dari rumah sakit, Rasia diharapkan dapat kembali melanjutkan rangkaian ibadah hajinya bersama rombongan Kloter 29.
Armuzna sendiri merupakan singkatan dari Arafah, Muzdalifah, dan Mina, yakni tiga lokasi utama pelaksanaan puncak ibadah haji di Arab Saudi.
Pada fase tersebut, jamaah melaksanakan rangkaian ibadah mulai dari wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, hingga lempar jumrah di Mina yang berlangsung pada 8 hingga 13 Zulhijah.
Tahapan Armuzna menjadi fase paling padat dan krusial dalam pelaksanaan ibadah haji sehingga kondisi kesehatan jamaah menjadi perhatian utama petugas haji Indonesia.
Sebelumnya, jamaah haji asal Mimika tergabung dalam Kloter UPG-29 Embarkasi Makassar bersama jamaah dari sejumlah daerah di Papua seperti Biak, Asmat, Mappi, Kabupaten Jayapura, dan Merauke.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Makassar, Kloter 29 diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada 12 Mei 2026 menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan total 392 orang yang terdiri dari 386 jamaah dan enam petugas pendamping.
Sementara itu, musim haji 2026 Embarkasi Makassar melayani sebanyak 16.750 jamaah dari delapan provinsi di kawasan Indonesia Timur yang dibagi ke dalam 43 kelompok terbang.

Komentar