Nabire – Johanes Semuel Maniani menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh seluruh program pembangunan dari pemerintah pusat.
Komitmen tersebut disampaikan di sela kegiatan sosialisasi dan pembagian paket sembako yang berlangsung di kediamannya di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Karang Tumaritis, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIT hingga 10.37 WIT itu dihadiri puluhan warga dan tokoh masyarakat Yapen Waropen yang berdomisili di Kabupaten Nabire.

Dalam sambutannya, Johanis memberikan apresiasi terhadap berbagai program strategis nasional yang dijalankan pemerintah di Tanah Papua. Menurutnya, sinergi antara masyarakat adat dan pemerintah menjadi kunci penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya selaku Kepala Suku Yapen Waropen Provinsi Papua Tengah menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program-program Pemerintah Pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat persatuan, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Nabire,” ujarnya.
Ia menilai perhatian pemerintah melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat perlu didukung secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, dalam kegiatan tersebut juga dibagikan 15 paket sembako kepada perwakilan masyarakat Yapen Waropen yang membutuhkan.
“Pembagian sembako hari ini memang jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi dari nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu antar-sesama. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan keluarga penerima,” tuturnya.
Selain membahas program pemerintah, Johanis juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda Yapen Waropen agar tidak mudah terprovokasi isu-isu negatif yang berpotensi memecah belah persatuan.

Ia mengajak para pemuda untuk lebih fokus pada pendidikan, kerja keras, serta menjaga perdamaian demi masa depan Papua Tengah yang harmonis.
“Masa depan Papua Tengah berada di tangan generasi muda yang memiliki semangat persatuan dan cinta damai,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan pemaparan materi sosialisasi dan pembagian simbolis paket sembako pada pukul 09.25 WIT. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama warga guna menyerap berbagai aspirasi masyarakat sebelum seluruh kegiatan ditutup dalam keadaan aman dan kondusif pada pukul 10.37 WIT.

Komentar