Inspirasi Kesehatan Lingkungan Nabire Nasional Sosbud Umum
Beranda / Umum / DPRK Nabire Temukan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Memprihatinkan di Siriwo

DPRK Nabire Temukan Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Memprihatinkan di Siriwo

Nabire – Anggota DPRK Nabire, Daniel Mumakapa, melakukan kunjungan kerja darat ke wilayah Distrik Siriwo, Rabu (13/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau langsung kondisi pelayanan dasar masyarakat di Kampung Aibore.

Dari hasil peninjauan lapangan, Daniel menemukan sejumlah persoalan serius di sektor kesehatan dan pendidikan yang dinilai belum mendapat perhatian maksimal dari pemerintah daerah.

Salah satu temuan utama ialah tidak aktifnya pelayanan kesehatan di Pustu Kampung Aibore. Meski bangunan puskesmas pembantu telah tersedia, masyarakat mengaku pelayanan kesehatan hampir tidak berjalan selama dua tahun terakhir karena tenaga medis jarang berada di lokasi.

Kepala Kampung Aibore, Herman Sidipa, mengatakan masyarakat kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan dasar akibat petugas kesehatan yang tidak aktif bertugas.

“Selama dua tahun petugas kesehatan belum pernah aktif bertugas di sini. Pustu ada, tetapi pelayanan tidak pernah berjalan baik. Kadang petugas hanya datang sampai di jalan lalu kembali lagi dengan alasan takut melewati jembatan. Obat-obatan juga jarang diberikan kepada masyarakat,” ujar Herman.

Korem 173 Ungkap Senjata Api dan Amunisi dalam Operasi Gabungan di Nabire

Warga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Nabire segera melakukan evaluasi terhadap petugas kesehatan yang ditempatkan di Distrik Siriwo, khususnya di sepanjang jalur Trans Nabire–Ilaga.

Masyarakat berharap setiap Pustu di wilayah tersebut memiliki tenaga kesehatan aktif yang siap melayani warga kapan saja, terlebih Nabire kini menjadi ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Selain sektor kesehatan, kondisi pendidikan di SD Negeri Inpres Aibore juga dinilai memprihatinkan. Sekolah tersebut hanya memiliki satu guru PNS yang juga merangkap sebagai kepala sekolah.

Keterbatasan tenaga pengajar membuat proses belajar mengajar belum berjalan maksimal. Sekolah juga mengalami kekurangan fasilitas pendidikan seperti kursi belajar, seragam sekolah putih, seragam batik, dan perlengkapan belajar lainnya.

Daniel Mumakapa menilai kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian serius pemerintah daerah melalui dinas terkait agar pelayanan pendidikan dan kesehatan di wilayah pedalaman dapat berjalan lebih merata.

Bupati Mimika Dorong Penguatan SDM Papua dan Peluang Kerja bagi OAP

Masyarakat Kampung Aibore berharap Pemerintah Kabupaten Nabire segera menambah tenaga guru, mengaktifkan pelayanan kesehatan, serta melengkapi fasilitas pendidikan demi mendukung kebutuhan dasar masyarakat di Distrik Siriwo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement