Dogiyai – Polda Papua Tengah membenarkan penangkapan seorang pemuda berinisial OD alias IK yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus pemalangan, perusakan, dan pembakaran mobil di Kabupaten Dogiyai.
OD ditangkap aparat kepolisian di Jalan Mandala, Kelurahan Kali Bobo, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, pada Selasa (12/5/2026) malam. Penangkapan dilakukan atas dugaan keterlibatan tersangka dalam aksi pemalangan, perusakan, dan pembakaran satu unit mobil Toyota Hilux di Kampung Ugapa, Distrik Kamu Timur, Kabupaten Dogiyai, pada 1 April 2026 lalu.
Kapolda Papua Tengah Jermias Rontini melalui Kabid Humas Polda Papua Tengah, I Made Suartika, membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan proses penangkapan merupakan bagian dari penegakan hukum berdasarkan laporan polisi yang ditangani Polres Dogiyai.
“Benar, kami telah menangkap OD terkait dugaan kasus pemalangan, perusakan, dan pembakaran satu unit mobil di Dogiyai. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik,” ujar I Made, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, tersangka telah masuk dalam daftar DPO sejak 11 Mei 2026. Polisi kemudian menemukan OD saat melakukan patroli mobile di kawasan Wonorejo. Saat itu tersangka diketahui mengendarai sepeda motor tanpa menggunakan helm.
“Ketika hendak diamankan, yang bersangkutan melakukan perlawanan. Selain itu ada sekelompok orang yang melempari petugas sehingga aparat terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, OD mengakui turut terlibat dalam aksi pemalangan terhadap rombongan pengantar jenazah Bripda JE. Dalam rombongan tersebut terdapat satu unit mobil Toyota Hilux warna hitam milik seorang warga bernama Saudin.
“Tersangka mengaku melakukan perusakan terhadap mobil korban dengan melepaskan anak panah dan melempar batu ke arah kendaraan. Selain itu, tersangka juga mengakui ikut membakar mobil tersebut bersama sekitar 30 pemuda dari Kampung Uga Puga,” jelas I Made.
Polisi juga mengungkapkan bahwa saat kejadian tersangka menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion sambil membawa samurai dan senjata rakitan. Aksi perusakan tersebut disebut dilakukan berdasarkan kesepakatan sejumlah pemuda di Kampung Uga Puga.
Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengungkap keterlibatan pelaku lainnya dalam kasus tersebut.

Komentar