Nabire – Kepala Suku Besar Meepago Papua Tengah, Melkias Keiya, menyampaikan imbauan tegas kepada TPNPB-OPM agar tidak melakukan tindakan kekerasan terhadap tenaga pelayanan masyarakat yang bertugas di wilayah pedalaman Papua.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya kekhawatiran atas keselamatan para tenaga guru, tenaga kesehatan, pilot, serta pekerja pelayanan lainnya yang selama ini bertugas memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di kampung-kampung terpencil.
Menurut Melkias, para tenaga pelayanan tersebut merupakan sosok yang mengabdikan diri untuk membantu masyarakat, khususnya di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses pendidikan dan layanan kesehatan.
“Mereka datang untuk melayani dan membantu masyarakat. Mereka bukan bagian dari konflik, sehingga tidak seharusnya menjadi sasaran kekerasan,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberadaan guru, dokter, suster, tenaga kesehatan, dan pilot perintis sangat vital bagi keberlangsungan pendidikan, layanan kesehatan, transportasi logistik, serta pembangunan di Tanah Papua.
Karena itu, Melkias meminta semua pihak untuk menghormati tugas kemanusiaan yang dijalankan para tenaga pelayanan tersebut demi kepentingan masyarakat luas, terutama anak-anak sekolah, pasien, dan warga di wilayah terpencil.
Menurutnya, keamanan bagi para tenaga pelayanan merupakan syarat penting agar pembangunan sumber daya manusia di Papua dapat terus berjalan tanpa hambatan.
Pernyataan ini juga menjadi seruan moral agar seluruh elemen di Papua menjaga ruang aman bagi pelayanan publik, sehingga masyarakat pedalaman tetap mendapatkan hak dasar mereka secara layak dan berkelanjutan.

Komentar