
Yahukimo – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap XVI Yahukimo mengklaim bertanggung jawab atas pembakaran Gedung SD YPK Metanoia di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, yang terjadi pada 7 Januari 2026 sekitar pukul 21.15 WIT.
Klaim tersebut disampaikan Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB berdasarkan laporan Panglima Kodap XVI Yahukimo Brigjen Elkius Kobak dan Wakil Panglima Mayor Kopitua Heluka. Menurut pernyataan mereka, aksi pembakaran dilakukan oleh pasukan Batalyon HSSBI bersama Kompi Busah serta pasukan dari Wehube dan Sebemuk.
TPNPB menyebut pembakaran dilakukan atas perintah Komandan Batalyon HSSBI Mayor Enos M Yoal dan Komandan Operasi Kompi Busah Maleoh Bahapol, dengan alasan bahwa sekolah tersebut sebelumnya pernah digunakan sebagai tempat singgah aparat militer Indonesia.
Dalam pernyataannya, TPNPB menegaskan agar aparat keamanan tidak melakukan penangkapan atau tindakan kekerasan terhadap warga sipil, serta menyebut aksi pembakaran sebagai peringatan agar aktivitas militer dihentikan di fasilitas pendidikan.

TPNPB juga mengklaim bahwa sebelum pembakaran, mereka melaksanakan prosesi pemakaman salah satu anggotanya, Jendelas Bahapol, dan menyatakan tidak menemukan aparat TNI saat melakukan operasi di wilayah Dekai.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI maupun pemerintah terkait klaim pembakaran sekolah tersebut.

Komentar