Ekonomi
Beranda / Ekonomi / Tony Wenas: Keselamatan dan Kesehatan Kerja Harus Menjadi Landasan Hidup Karyawan Freeport

Tony Wenas: Keselamatan dan Kesehatan Kerja Harus Menjadi Landasan Hidup Karyawan Freeport

GRESIK – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas, menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan kerja (K3) harus menjadi landasan utama dalam setiap aspek kehidupan karyawan, baik di lingkungan kerja maupun di luar pekerjaan.

Penegasan tersebut disampaikan Tony Wenas saat membuka rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (BK3N) Tahun 2026 PT Freeport Indonesia yang dipusatkan di Smelter PTFI, Gresik, Jawa Timur, Senin (12/1/2026).

“Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional tahun 2026 bukan sekadar menjalankan amanat nasional, tetapi merupakan cerminan komitmen kita untuk menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai landasan utama di setiap operasi PTFI,” ujar Tony.

Ia menekankan bahwa aspek keselamatan (safety) merupakan pilar utama dari nilai inti perusahaan yang dirangkum dalam SINCERE (Safety, Integrity, Commitment, Excellence, Respect). Menurutnya, keselamatan tidak hanya berlaku saat bekerja, tetapi juga harus menjadi budaya hidup seluruh karyawan.

“Safety bukan hanya dalam menjalankan operasi. Keselamatan adalah yang utama bagi seluruh karyawan PTFI. Safety starts from home, dimulai dari rumah, dan safety starts with me, dimulai dari diri kita sendiri,” tegasnya.

Tokoh Adat dan Pemuda Serukan Damai, Kekerasan Dinilai Hancurkan Masa Depan Papua

Sementara itu, dari Kuala Kencana, Kepala Teknik Tambang PTFI Carl Tauran mengingatkan seluruh karyawan bahwa tidak ada pekerjaan yang lebih penting daripada keselamatan.

“Sekecil apa pun pekerjaan yang dilakukan, tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan. Mari kita jadikan bulan K3 ini sebagai awal komitmen yang berlanjut sepanjang tahun,” ujarnya.

Pembukaan rangkaian peringatan BK3N 2026 dilaksanakan secara serentak di tiga area kerja utama PTFI, yakni Tembagapura dan Kuala Kencana di Provinsi Papua Tengah, serta Smelter PTFI di Gresik, Jawa Timur.

BK3N 2026 PTFI mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan Keselamatan Pertambangan Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”, dengan semangat “Bangkit Bersama, Kerja Selamat, Kerja Sehat”. Rangkaian kegiatan ini akan berlangsung selama satu bulan penuh.

Berbagai kegiatan edukatif, kompetitif, dan partisipatif disiapkan untuk meningkatkan kesadaran K3 di seluruh lini perusahaan. Kegiatan tersebut meliputi kampanye keselamatan di area kerja serta komunitas seperti sekolah dan kampus, kompetisi pertolongan pertama dan penggunaan Automated External Defibrillator (AED), tantangan manajemen risiko fatal, pelaporan dan inovasi keselamatan, lomba video keselamatan, hingga kuis keselamatan.

Gelombang Kekerasan di Papua Tuai Kecaman, Tokoh Adat: Ini Sudah Melampaui Batas Kemanusiaan

Selain itu, PTFI juga menggelar virtual run sejauh 50 kilometer di Gresik serta 68 kilometer di Tembagapura dan Kuala Kencana yang berlangsung sepanjang periode BK3N.

Melalui rangkaian kegiatan ini, PTFI mendorong peningkatan kompetensi, kesadaran, dan kepedulian seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja sebagai perusahaan pertambangan terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Puncak peringatan BK3N 2026 PTFI dijadwalkan berlangsung di Tembagapura pada 7 Februari 2026, dengan kegiatan bersih kota, safety games, simulasi pemadaman kebakaran, serta pertunjukan musik lokal. Sementara acara penutupan keseluruhan BK3N 2026 akan digelar pada 14 Februari 2026 di Kuala Kencana.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement