Nabire – Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Nabire, Karel Misiro, menyampaikan kecaman keras atas berbagai peristiwa pembunuhan yang terjadi di Tanah Papua dan diduga melibatkan kelompok TPNPB-OPM.
Menurut Karel, tindakan tersebut merupakan perbuatan yang tidak berperikemanusiaan dan sangat mencederai nilai-nilai kemanusiaan serta kedamaian yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Papua.
Ia menegaskan bahwa kekerasan bersenjata bukanlah solusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Papua. Sebaliknya, aksi-aksi tersebut dinilai hanya akan memperpanjang penderitaan masyarakat sipil yang tidak memiliki keterkaitan dengan konflik.
“Kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah. Yang paling menderita justru masyarakat kecil yang tidak ada hubungannya dengan konflik,” ujarnya.
Karel juga menyoroti bahwa korban dari berbagai insiden kekerasan sering kali berasal dari kalangan yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Mulai dari tenaga pendidik, tenaga kesehatan, hingga warga sipil yang sedang mencari nafkah sehari-hari.
Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mengedepankan pendekatan damai serta dialog dalam menyelesaikan konflik, demi menjaga keamanan dan masa depan masyarakat Papua yang lebih baik.

Komentar