Timika — Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam mobil pick up yang terparkir di depan SPBU Kilometer 8, Timika, Rabu (28/1/2026). Korban diduga telah berada di lokasi kejadian selama kurang lebih dua hari sebelum akhirnya ditemukan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui bernama Yanto Yohanis Rettob (36), berprofesi sebagai sopir pick up dan berdomisili di Kampung Muare, Mapurujaya, Distrik Mimika Timur. Penemuan jenazah bermula saat warga yang hendak mengantre bahan bakar mencurigai sebuah mobil pick up yang terparkir cukup lama dan dipenuhi lalat.
Kecurigaan warga semakin kuat setelah dilakukan pengecekan melalui kaca jendela samping kendaraan. Dari dalam mobil, korban terlihat terbaring di kursi pengemudi dalam kondisi tidak bergerak. Banyaknya lalat yang mengerumuni bagian dalam dan luar kendaraan memperkuat dugaan bahwa korban telah meninggal dunia.
Kondisi tubuh korban tampak membengkak, namun tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya. Dugaan sementara, korban berada di dalam mobil dalam keadaan pintu terkunci dan kaca tertutup rapat selama sekitar dua hari.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Hempy Ona, S.E., membenarkan adanya penemuan seorang pria meninggal dunia di dalam mobil pick up dengan nomor polisi PA 8508 MR di depan SPBU Kilo 8.
“Korban berinisial YYR, seorang sopir, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil pick up Mitsubishi L300 dengan posisi duduk di kursi pengemudi,” jelas Hempy.
Saksi berinisial SDT (43) mengungkapkan bahwa dirinya pertama kali mencurigai kendaraan tersebut karena melihat banyak lalat di kaca depan mobil. Saat didekati, korban terlihat terbaring menyamping ke kiri dengan kondisi wajah membengkak, mengeluarkan bau tidak sedap, dan sudah tidak bernyawa.
Sementara itu, saksi lain MK (39) menyampaikan bahwa mobil korban telah terparkir di lokasi tersebut sejak sehari sebelumnya. Ia sempat mencoba menghubungi korban, namun tidak mendapatkan respons.
Pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Komentar