Mimika Pendidikan
Beranda / Pendidikan / SMKN 5 Penerbangan Waibu Resmikan Gedung Praktik Siswa, Dorong Lulusan Siap Kerja di Dunia Penerbangan

SMKN 5 Penerbangan Waibu Resmikan Gedung Praktik Siswa, Dorong Lulusan Siap Kerja di Dunia Penerbangan

Mimika – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura, Amelia Ondikeleuw, meresmikan Gedung Ruang Praktik Siswa di SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu, Kamis (5/3/2026).

Peresmian tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah Budi Riyanto, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para siswa.

Dalam sambutannya, Amelia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan pihak sekolah atas upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Jayapura, khususnya dalam bidang kejuruan penerbangan.

“Kita bersyukur hari ini sudah ada ruang praktik siswa dan peralatan. SMKN 5 Penerbangan adalah satu-satunya sekolah penerbangan di Jayapura. Kami berharap siswa yang lulus nantinya dapat terserap di dunia kerja, baik di Papua maupun di luar Papua,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran ruang praktik beserta peralatan pendukung menjadi langkah penting dalam menyiapkan siswa agar memiliki keterampilan teknis yang dibutuhkan industri.

Tokoh Adat dan Pemuda Serukan Damai, Kekerasan Dinilai Hancurkan Masa Depan Papua

“Siswa SMK tidak hanya belajar teori, tetapi harus terampil. Dengan gedung dan peralatan ini, mereka bisa langsung praktik dan siap terserap di dunia kerja tanpa harus mendatangkan tenaga dari luar Papua,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Jayapura juga berencana memberikan dukungan lebih lanjut bagi siswa yang ingin meniti karier sebagai pilot. Salah satu rencana yang disiapkan adalah mengirim satu hingga dua siswa untuk mengikuti pendidikan pilot pada tahun 2027 guna memperoleh lisensi penerbang.

Sementara itu, Kepala Sekolah Budi Riyanto menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah atas dukungan yang diberikan bagi kemajuan pendidikan di sekolah tersebut.

“Di SMK, pembelajaran 70 persen praktik dan 30 persen teori. Dengan fasilitas ini, terutama untuk jurusan Airframe dan Power Plant, sistem pembelajaran tersebut dapat diterapkan secara optimal,” ujarnya.

Budi menjelaskan bahwa bantuan pembangunan fasilitas tersebut berasal dari pemerintah pusat melalui program SMK Pusat Keunggulan Reguler Tahun 2025 yang dikhususkan bagi jurusan Airframe dan Power Plant atau mekanik pesawat.

Gelombang Kekerasan di Papua Tuai Kecaman, Tokoh Adat: Ini Sudah Melampaui Batas Kemanusiaan

Total bantuan yang diberikan mencapai Rp4,9 miliar, yang mencakup pembangunan ruang praktik siswa, pengadaan peralatan praktik, serta program pendidikan dan pelatihan bagi tenaga pengajar dan siswa.

Ia berharap pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta kementerian terkait dapat terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan sekolah penerbangan di Jayapura agar mampu melahirkan sumber daya manusia unggul di bidang aviasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement