
Kamis, 8 Jan 2026 10:04 WIT
Upaya penyelesaian konflik antarwarga di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menunjukkan titik terang. Bupati Mimika Johannes Rettob menyebut dua kelompok yang bertikai telah menyatakan itikad kuat untuk berdamai.
Dalam dua hari terakhir, Bupati Johannes Rettob bersama Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal, serta Plt Sekda Puncak Nenu Tabuni, menggelar pertemuan terpisah dengan kedua kubu, yakni Dang (kubu bawah) dan Newagelen (kubu atas) di Pendopo Rumah Negara, Kuala Kencana.
“Satu langkah lagi adalah mempertemukan kedua pihak. Dari pertemuan ini, niat damai sudah sangat jelas,” ujar Johannes Rettob, Rabu (7/1/2026).
Pertemuan bersama kedua kubu direncanakan berlangsung Jumat mendatang. Jika berjalan lancar, prosesi adat “belah kayu” sebagai simbol perdamaian akan segera dilaksanakan.
Bupati Johannes optimistis konflik Kwamki Narama dapat diselesaikan dalam waktu dekat, meski proses pengumpulan keluarga dari kedua pihak masih membutuhkan waktu akibat situasi keamanan sebelumnya.
“Kita sangat optimistis. Perdamaian sudah di depan mata,” pungkasnya.

Komentar