Hukum & Kriminal Nasional Teknologi
Beranda / Teknologi / Saksi Ungkap Mulyatsyah Pernah Minta Bantuan Lunasi Pembelian Rumah saat Jabat Direktur SMP Kemendikbudristek

Saksi Ungkap Mulyatsyah Pernah Minta Bantuan Lunasi Pembelian Rumah saat Jabat Direktur SMP Kemendikbudristek

Jakarta — Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kemendikbudristek, Harnowo Susanto, mengungkap bahwa dirinya pernah dimintai bantuan oleh terdakwa Mulyatsyah untuk melunasi pembelian sebuah rumah. Pengakuan tersebut disampaikan Harnowo saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook.

Dalam perkara ini, terdapat tiga terdakwa, yakni Ibrahim Arief, mantan Konsultan Teknologi di lingkungan Kemendikbudristek; Mulyatsyah, Direktur SMP Kemendikbudristek periode 2020–2021 yang juga menjabat sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA); serta Sri Wahyuningsih, Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek periode 2020–2021 yang juga menjabat sebagai KPA.

Di hadapan majelis hakim, Harnowo menjelaskan bahwa Mulyatsyah merupakan pria asal Padang, Sumatera Barat, yang pada saat itu tidak memiliki rumah di Jakarta. Selain itu, Mulyatsyah juga disebut tidak memiliki kerabat di ibu kota.

Menurut Harnowo, permintaan bantuan tersebut disampaikan dalam konteks kebutuhan tempat tinggal Mulyatsyah selama menjalankan tugasnya di Jakarta. Namun, Harnowo tidak merinci lebih jauh mekanisme maupun sumber dana yang dimaksud dalam pelunasan rumah tersebut.

Kesaksian ini menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian pembuktian perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek, yang diduga melibatkan penyalahgunaan kewenangan dalam proses pengadaan barang untuk sektor pendidikan.

Kemensos Salurkan Rp1,2 Triliun Bansos PKH dan BPNT untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sidang perkara tersebut masih terus berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya guna mendalami peran masing-masing terdakwa dalam kasus yang merugikan keuangan negara tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement