
Intan Jaya – Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya (GPMI) se-Indonesia bersama masyarakat akan menggelar aksi damai di Sugapa, ibu kota Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Selasa (13/1/2026).
Ketua GPMI, Marten Hagisimijau, mengatakan aksi ini digelar sebagai respons atas mandeknya pendidikan, buruknya layanan kesehatan, belum kembalinya warga pengungsi, serta situasi keamanan yang belum kondusif di Intan Jaya.
“Kami turun aksi untuk mendesak pemerintah daerah dan DPRK agar tidak hanya menerima aspirasi, tetapi segera mengeksekusinya,” tegas Marten, Senin (12/1/2026).
Aksi diperkirakan melibatkan 500 hingga 1.000 massa. GPMI meminta Bupati Intan Jaya, DPRK, MRP Papua Tengah, dan DPRP Papua Tengah Dapil Intan Jaya hadir langsung di Sugapa untuk menerima tuntutan rakyat.
Aksi akan dikoordinir Yosan Sani dan Yuser Sondegau, dengan titik kumpul di Gapura Wandoga, pangkalan ojek Muara, Palopo, serta depan Bank Papua Cabang Sugapa, sebelum bergerak menuju Kantor Bupati Intan Jaya.
“Kami berkomitmen melaksanakan aksi secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum,” tutup Marten.

Komentar