Asta cita Paniai Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Program Pendidikan Gratis Papua Tengah Disalurkan di SMK Negeri 1 Pariwisata Paniai, Sekolah Terima Rp780 Juta

Program Pendidikan Gratis Papua Tengah Disalurkan di SMK Negeri 1 Pariwisata Paniai, Sekolah Terima Rp780 Juta

Paniai – Komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memajukan dunia pendidikan kembali dibuktikan secara nyata melalui program pendidikan gratis. Program tersebut memberikan dampak langsung bagi sekolah-sekolah di daerah, salah satunya SMK Negeri 1 Pariwisata Kabupaten Paniai.

Penyaluran manfaat program pendidikan gratis berlangsung di halaman SMK Negeri 1 Pariwisata Paniai, Selasa (3/2/2026), dan disambut antusias oleh pihak sekolah, para siswa, serta orang tua murid.

Kepala SMK Negeri 1 Pariwisata Paniai, Yuliton Degei, S.H., M.Pd, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Provinsi Papua Tengah atas kebijakan strategis tersebut yang dinilai sangat membantu keberlangsungan pendidikan di Papua Tengah.

“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Gubernur Papua Tengah. Program pendidikan gratis ini sangat meringankan beban orang tua dan membantu sekolah dalam menunjang proses belajar mengajar,” ujar Yuliton.

Ia mengungkapkan, SMK Negeri 1 Pariwisata Paniai menerima bantuan dana pendidikan gratis sebesar Rp780 juta. Dana tersebut dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar peserta didik, seperti seragam sekolah, topi, sepatu, dasi, hingga buku tulis.

Kemensos Salurkan Rp1,2 Triliun Bansos PKH dan BPNT untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Dana ini sangat besar dan sangat bermanfaat. Bantuan ini benar-benar dirasakan langsung oleh siswa dan sangat mendukung proses belajar mengajar di sekolah,” jelasnya.

Menurut Yuliton, kehadiran program pendidikan gratis menjadi angin segar bagi orang tua siswa yang selama ini terbebani biaya pendidikan. Selain itu, program ini juga menjadi motivasi bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Papua Tengah.

Meski demikian, ia berharap perhatian pemerintah tidak berhenti sampai pada bantuan kebutuhan dasar. Keterbatasan alat praktik kejuruan masih menjadi tantangan utama bagi SMK, khususnya dalam menunjang pembelajaran berbasis keterampilan.

“Kami masih sangat membutuhkan alat praktik. Ini penting agar lulusan SMK benar-benar siap bersaing di dunia kerja,” tambahnya.

Rasa syukur juga disampaikan oleh para siswa. Alfrida Makai, salah satu siswa SMK Negeri 1 Pariwisata Paniai, mengaku sangat terbantu dengan adanya program pendidikan gratis tersebut.

Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Sampah Jadi Isu Strategis Nasional

“Saya sangat berterima kasih. Sekarang saya bisa mendapatkan baju sekolah, dasi, dan kebutuhan sekolah lainnya,” ungkapnya.

Program pendidikan gratis Pemerintah Provinsi Papua Tengah ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperkuat ke depan, demi pemerataan akses pendidikan, peningkatan kualitas sekolah, serta mencetak generasi muda Papua Tengah yang unggul, mandiri, dan berdaya saing.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement