Nabire — Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SD Negeri Inpres 01 Sanoba, Kabupaten Nabire, dinilai berjalan dengan baik dan lancar. Selama program berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti, terutama dalam hal distribusi makanan yang selalu tepat waktu sesuai jadwal.
Kepala SD Negeri Inpres 01 Sanoba, Mina Idie, S.Pd.K, mengatakan pihak sekolah memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah tersebut karena sangat membantu pemenuhan gizi peserta didik.
“Selama pelaksanaan MBG, tidak ada kendala. Makanan selalu datang tepat waktu setiap pagi sesuai jadwal,” ujar Mina Idie.
Untuk menjaga kelancaran proses belajar mengajar, pihak sekolah mengatur jam makan siswa secara bergiliran. Siswa kelas kecil (kelas 1–3) makan pada pukul 10.00 WIT, sedangkan siswa kelas besar (kelas 4–6) pada pukul 11.45 WIT.
Menu makanan disediakan oleh Dapur Mama Kita SPPG Siriwini 002 di bawah naungan Yayasan Anak Papua Tengah Hebat. Menurut Mina Idie, menu yang disajikan cukup bervariasi dan telah disesuaikan dengan kebutuhan gizi anak sekolah.
Jumlah penerima manfaat program MBG di SD Inpres 01 Sanoba disesuaikan dengan data Dapodik, yakni sekitar 400 siswa. Meski demikian, masih terdapat sebagian orang tua yang belum mengizinkan anaknya mengikuti program tersebut.
Menanggapi hal itu, pihak sekolah telah melakukan sosialisasi serta rapat bersama orang tua siswa. Sekolah juga memberikan pemahaman bahwa selera makan anak tidak selalu sama dengan orang tua, sembari tetap menghormati keputusan masing-masing keluarga.
“Kami sudah melakukan sosialisasi. Namun, kami tetap menghargai keputusan orang tua,” jelasnya.
Mina Idie juga mengapresiasi konsistensi pelayanan dapur MBG yang selalu tepat waktu dan berharap kualitas pelaksanaan program ini terus ditingkatkan ke depannya.
Ia turut mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Nabire serta mendukung keberlanjutan program MBG sebagai kebijakan Presiden Republik Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh para siswa.

Komentar