Aceh Infrastruktur Nasional
Beranda / Nasional / Presiden Pantau Langsung Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Ribuan Rumah dan Infrastruktur Rampung

Presiden Pantau Langsung Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Ribuan Rumah dan Infrastruktur Rampung

Jakarta – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto terus memantau secara langsung perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di sejumlah wilayah di Sumatera. Pemantauan tersebut dilakukan secara intensif sejak awal masa tanggap darurat hingga memasuki tahap pemulihan yang kini telah berjalan dua bulan.

Menurut Teddy, Presiden memberikan perhatian serius terhadap percepatan pemulihan dan memastikan seluruh jajaran satuan tugas, kementerian, serta pejabat terkait bekerja secara terkoordinasi dan transparan.

“Bapak Presiden terus memantau perkembangan pemulihan daerah bencana dan ingin seluruh satgas dan setiap menteri ataupun pejabat yang terkait, itu terus menerus menyampaikan informasi, update secara berkala kepada publik,” ujar Teddy dalam keterangan resminya, Kamis (12/2/2026).

Ribuan Rumah dan Infrastruktur Dasar Selesai Dibangun

Memasuki dua bulan pascabencana, pemerintah mencatat sejumlah capaian signifikan di lapangan. Sebanyak 5.500 unit rumah hunian telah selesai dibangun untuk masyarakat terdampak, dengan 1.500 unit di antaranya berhasil dirampungkan dalam satu bulan pertama masa pemulihan.

Di sektor infrastruktur, sebanyak 98 jembatan yang sebelumnya rusak atau putus akibat bencana kini telah selesai dibangun kembali. Selain itu, 99 ruas jalan nasional yang sempat terputus kini sudah dapat dilalui kembali, sehingga akses logistik dan mobilitas masyarakat berangsur pulih.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyoroti peran krusial masyarakat dalam keberhasilan operasi.

Perbaikan infrastruktur ini dinilai menjadi kunci dalam mempercepat distribusi bantuan, menggerakkan kembali roda ekonomi, serta memulihkan aktivitas sosial masyarakat.

Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan Kembali Beroperasi

Di sektor layanan publik, pemulihan juga menunjukkan perkembangan positif. Sebanyak 87 rumah sakit dan 867 puskesmas yang terdampak kini telah kembali beroperasi dan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Sementara itu, hampir seluruh sekolah di wilayah terdampak juga telah kembali aktif. Aktivitas belajar-mengajar berjalan normal, pasar tradisional mulai beroperasi kembali, dan kegiatan ekonomi masyarakat secara bertahap menunjukkan tanda-tanda pemulihan.

Pemerintah menilai kembalinya layanan kesehatan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi menjadi indikator penting bahwa proses rehabilitasi berjalan sesuai target.

Bantuan Dana dan Peran Kepala Daerah

Teddy menekankan bahwa upaya pemulihan tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup penyaluran bantuan dana kepada pemerintah daerah serta bantuan langsung kepada warga terdampak. Penyaluran tersebut dilakukan berdasarkan data yang telah diverifikasi oleh kepala daerah setempat untuk memastikan tepat sasaran.

Polda Metro Jaya Periksa Jokowi sebagai Saksi Pelapor Kasus Tuduhan Ijazah Palsu

“Peran cepat kepala daerah di sini juga sangat dibutuhkan. Dan Bapak Presiden tidak ragu-ragu untuk memberikan semua yang diperlukan ke warga sesegera mungkin,” kata Teddy.

Presiden disebut terus mendorong percepatan proses administrasi agar bantuan dapat segera diterima masyarakat tanpa hambatan birokrasi yang berlarut-larut.

Antisipasi Ramadan dan Stabilitas Harga

Menjelang bulan Ramadan yang tinggal sekitar satu minggu lagi, Presiden juga memberikan perhatian khusus terhadap ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok, terutama di wilayah yang masih dalam tahap pemulihan.

Pemerintah diminta memastikan distribusi logistik berjalan lancar dan tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat terdampak. Presiden berharap masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan khusyuk meskipun masih berada dalam masa pemulihan pascabencana.

Apresiasi untuk Semua Pihak

Di akhir keterangannya, Teddy menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, relawan, serta insan pers yang telah berkontribusi dalam percepatan pemulihan.

Kontak Tembak di Mile 50 Tembagapura, Satu Prajurit Gugur

“Ini semua bisa dengan cepat tercapai berkat semua elemen bekerja sama, saling mendukung, saling melengkapi,” tandasnya.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi hingga seluruh wilayah terdampak benar-benar pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement