Nabire — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyalurkan bantuan pendidikan bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Persada Nabire. Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor STIKes Persada Nabire, Jalan Poros Samabusa.
Ketua STIKes Persada Nabire, Alfred D. Lambey, SKM., M.Kes, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah atas dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan tinggi, khususnya perguruan tinggi swasta di Papua Tengah.
Bantuan pendidikan tersebut diberikan kepada sekitar 104 mahasiswa dengan total anggaran sebesar Rp721.450.000. Dana bantuan digunakan tidak hanya untuk pelunasan Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi juga untuk mendukung penyelesaian studi akhir mahasiswa, termasuk yang sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL).
Alfred berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para mahasiswa penerima, sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi akademik. Ia menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan yang telah diberikan pemerintah.
Saat ini, STIKes Persada Nabire menyelenggarakan dua program studi, yaitu Gizi (S1) dan Administrasi Kesehatan. Pihak kampus berharap dukungan berkelanjutan dari pemerintah dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala Biro Bidang Kemahasiswaan STIKes Persada Nabire, Syariah Andriana, SKM., M.KM, menjelaskan bahwa penetapan penerima bantuan didasarkan pada kriteria yang telah ditentukan, di antaranya mahasiswa aktif minimal semester tiga dengan IPK minimal 2,75.
Ia menambahkan, bantuan ini diprioritaskan bagi mahasiswa putra daerah, meskipun terdapat pula mahasiswa non putra daerah yang memenuhi persyaratan dan berhak menerima bantuan. Penyaluran bantuan dilakukan melalui pihak kampus dan digunakan untuk melunasi seluruh UKT mahasiswa penerima secara transparan, disertai bukti kwitansi pelunasan.

Komentar