Hukum & Kriminal Nabire
Beranda / Nabire / okoh Pemuda Lima Distrik Desak Pemerintah Tangani Serius Konflik Kapiraya

okoh Pemuda Lima Distrik Desak Pemerintah Tangani Serius Konflik Kapiraya

Nabire – Konflik yang terjadi di Distrik Kapiraya kembali menjadi sorotan. Tokoh pemuda yang mewakili lima distrik yakni Dipa, Menou, Topo/Uwapa, Siriwo, dan Yaro, Markus Madai, menyampaikan sikap tegas agar persoalan tersebut segera ditangani secara serius oleh pemerintah.

Pernyataan itu disampaikan Markus kepada wartawan di salah satu kafe di Nabire, Selasa (17/02/2026). Ia menegaskan bahwa konflik yang berlarut-larut akan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami pemuda mengambil sikap meminta kepada pemerintah untuk tidak membiarkan konflik ini terus berkelanjutan. Permasalahan ini harus diseriusi karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ingatkan Tanggung Jawab Pemerintah

Markus menekankan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab penuh dalam menjaga keamanan serta melindungi seluruh warga tanpa terkecuali.

“Pemerintah adalah perwakilan Allah di dunia untuk menjaga masyarakat. Jangan sampai ada korban berjatuhan lagi karena semuanya adalah masyarakat kita bersama,” tegasnya.

Jumlah ASN Pemprov Papua Tengah Capai 2.300 Orang, BKPSDM Benahi Data Kepegawaian

Ia juga menyoroti persoalan tapal batas antara wilayah Deiyai dan Timika yang menurutnya secara adat telah ada sejak zaman nenek moyang. Karena itu, ia meminta seluruh pihak untuk menghormati nilai-nilai dan ketentuan adat yang telah diwariskan turun-temurun.

Waspadai Provokasi dan Dampak Ekonomi

Selain mendesak penyelesaian segera, Markus mengingatkan agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi untuk memprovokasi masyarakat dan memperkeruh keadaan.

Menurutnya, jika konflik tidak segera diselesaikan, dampaknya bukan hanya pada keamanan, tetapi juga terhadap roda perekonomian dan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak.

“Kalau situasi tidak kondusif, pembangunan tidak akan berjalan maksimal. Masyarakat yang akan paling merasakan dampaknya,” katanya.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk meredam konflik dan menciptakan suasana aman serta kondusif bagi masyarakat di Distrik Kapiraya, demi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan bersama.

Kapolres Nabire Tegaskan Komitmen Transparansi Soal Tambang Rakyat, Buka Ruang Dialog dan Kritik

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement