Nabire – Tokoh masyarakat Papua, Musa Kobogau, mengecam keras berbagai narasi yang dinilainya menyesatkan serta berpotensi menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.
Dalam pernyataannya, ia menolak informasi yang beredar terkait rencana penyerangan di tanah Papua dan menyebutnya sebagai hoaks yang dapat memperkeruh situasi keamanan.
“Saya mengecam pernyataan yang memberi informasi hoaks kepada masyarakat tentang rencana penyerangan di tanah Papua. Manusia diciptakan untuk hidup dan berkembang sesuai ajaran Kitab Injil,” ujarnya.
Selain itu, Musa Kobogau juga mengecam tindakan kekerasan yang selama ini menyasar guru, tenaga kesehatan (nakes), pilot, dan masyarakat sipil. Menurutnya, keberadaan mereka sangat dibutuhkan di Papua untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta pelayanan dasar bagi masyarakat.
“Kami mengecam kelompok yang membunuh guru, nakes, pilot, dan masyarakat sipil. Mereka hadir di Papua untuk melayani, untuk membantu pendidikan anak-anak kami, untuk kesehatan masyarakat, dan untuk kemajuan sumber daya manusia Papua,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa keamanan dan kedamaian menjadi syarat utama agar pembangunan di Papua dapat berjalan dengan baik, terutama dalam sektor pendidikan dan kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat di berbagai wilayah.

Komentar