Hukum & Kriminal Paniai
Beranda / Paniai / Mahasiswa Paniai Tewas Dibunuh di Bantul, Polres Paniai Gerak Cepat Sambangi Keluarga Pelaku Redam Konflik

Mahasiswa Paniai Tewas Dibunuh di Bantul, Polres Paniai Gerak Cepat Sambangi Keluarga Pelaku Redam Konflik

Kasus pembunuhan yang melibatkan sesama mahasiswa asal Kabupaten Paniai di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (17/1/2026), mendapat respons cepat dari jajaran Polres Paniai. Aparat kepolisian langsung melakukan langkah penggalangan dan pendekatan kepada keluarga pelaku guna mencegah potensi konflik horisontal di wilayah Kabupaten Paniai.

Kapolres Paniai AKBP Roycke Hendrik Fransisco Betaubun, S.IP., S.I.K., M.Si., M.Tr.Opsla., melalui Kasi Humas Polres Paniai Bripka Gerry, menyampaikan bahwa personel kepolisian telah diturunkan untuk menemui keluarga pelaku berinisial Andre Adii (marga Adii) di Kampung Uwibutu, Distrik Paniai Timur, Minggu (18/1/2026).

“Kami turun langsung untuk mengecek situasi sekaligus membangun komunikasi dengan keluarga pelaku. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi provokasi maupun konflik antar keluarga di Paniai akibat peristiwa yang terjadi di Yogyakarta,” ujar Bripka Gerry.

Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa tersebut bermula dari kecelakaan tunggal yang melibatkan korban Aleksander Gobai dan pelaku Andre Adii di wilayah Bantul. Diduga berada di bawah pengaruh minuman keras, insiden tersebut kemudian berkembang hingga berujung pada tindak pembunuhan terhadap korban.

Dalam pertemuan yang turut dihadiri kepala kampung dan kepala suku setempat, keluarga pelaku menyatakan komitmennya untuk bertanggung jawab atas proses pemulangan jenazah korban ke Kabupaten Paniai.

Kemensos Salurkan Rp1,2 Triliun Bansos PKH dan BPNT untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Keluarga pelaku saat ini sedang mengupayakan pengumpulan dana sekitar Rp106 juta untuk biaya pemulangan jenazah. Mereka juga meminta bantuan kepolisian untuk melakukan koordinasi dengan pihak di Yogyakarta agar proses pemulangan dapat berjalan lancar,” tambah Bripka Gerry.

Polres Paniai juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban dan pelaku, agar tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu provokatif maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya di media sosial.

“Kapolres telah memerintahkan jajaran untuk terus berkoordinasi dengan Polres Bantul serta Pemerintah Daerah Paniai. Kami mengimbau semua pihak tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada proses hukum yang berlaku,” tegasnya.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Paniai dilaporkan tetap aman dan kondusif. Aparat kepolisian terus melakukan pemantauan guna mencegah terjadinya aksi balasan, pemalangan jalan, maupun gangguan kamtibmas lainnya yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Presiden Prabowo Luncurkan Gerakan Indonesia ASRI, Sampah Jadi Isu Strategis Nasional

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement