Health & Fitness Mimika Nasional
Beranda / Nasional / Koops TNI Papua Ungkap Kronologis Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Anggota OPM Tewas

Koops TNI Papua Ungkap Kronologis Kontak Tembak di Tembagapura, Satu Anggota OPM Tewas

Mimika – Aparat TNI membeberkan kronologis penindakan terhadap kelompok bersenjata yang diduga bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Senin (2/3).

Upaya penyerangan yang dilakukan kelompok tersebut di kawasan permukiman warga disebut berhasil digagalkan Tim Patroli Koops TNI Papua. Dalam insiden itu, satu anggota kelompok bersenjata dilaporkan tewas dan enam orang lainnya diamankan.

Selain itu, seorang ibu rumah tangga yang menjadi korban penembakan berhasil diselamatkan dan dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Wirya Arthadiguna, menjelaskan peristiwa bermula saat kelompok bersenjata melepaskan tembakan di sekitar permukiman warga.

“Akibat aksi tersebut, seorang ibu rumah tangga mengalami luka tembak pada bagian tangan dan kaki,” ujarnya.

Musa Kobogau Kecam Hoaks dan Kekerasan terhadap Guru, Nakes, dan Warga Sipil di Papua

Mendapat laporan dari masyarakat, personel patroli segera bergerak menuju lokasi guna mengamankan situasi sekaligus mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

Namun, saat proses pengamanan dan evakuasi berlangsung, kelompok bersenjata kembali melakukan penyerangan terhadap aparat.

“Kelompok bersenjata menembaki personel yang sedang melaksanakan pengamanan dan evakuasi. Tim patroli kemudian membalas tembakan secara terukur dan terarah, sehingga satu pelaku tewas dan enam lainnya berhasil diamankan,” kata Wirya.

Dalam operasi tersebut, aparat turut mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu pucuk pistol jenis FN, tiga butir munisi kaliber 9 mm, satu pucuk senapan angin, panah dan busur, satu unit power bank, serta sejumlah barang lain yang masih dalam proses pendataan.

Koops TNI Papua menegaskan akan terus memperkuat pengamanan wilayah guna menjamin keselamatan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan, khususnya di wilayah Papua Tengah.

Beredar Surat Permintaan Rp700 Juta ke Perusahaan di Papua Tengah, Nama Damianus Magai Yogi dan Didimus Tigi Tercantum

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement