Ekonomi Mimika
Beranda / Mimika / Komisi IV DPRK Mimika Tinjau Galian C di Dalam Kota, Dorong Solusi Berkelanjutan bagi Warga

Komisi IV DPRK Mimika Tinjau Galian C di Dalam Kota, Dorong Solusi Berkelanjutan bagi Warga

TIMIKA – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika melakukan peninjauan langsung terhadap aktivitas galian C yang masih beroperasi di dalam wilayah Kota Timika, tepatnya di sekitar Jembatan Selamat Datang, Kelurahan Timika Jaya (SP2), Selasa (20/1/2025). Aktivitas galian tersebut selama ini dikeluhkan masyarakat karena dampak lingkungan dan gangguan kenyamanan, namun hingga kini masih terus berjalan.

Kunjungan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRK Mimika, Elinus Balinol Mom, didampingi anggota Komisi IV, yakni Darwin Rombe, Abrian Katagame, dan Yosep Erakepia. Peninjauan dilakukan sebagai tindak lanjut atas laporan serta aspirasi warga yang disampaikan kepada DPRK.

Di lokasi, perwakilan salah satu pemilik galian C, Musa Dendegau, menyampaikan bahwa aktivitas galian tersebut menjadi sumber penghidupan bagi keluarganya dan sejumlah warga sekitar. Meski demikian, ia menegaskan tidak menolak apabila pemerintah daerah berencana menutup galian tersebut, asalkan ada solusi alternatif yang jelas dan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Saya tidak melarang kalau mau ditutup. Tapi kalau pemerintah mampu bangun talut wisata, kolam pemandian, atau kolam pemancingan, saya siap lepas. Kalau tidak mampu, saya tidak akan lepas,” tegas Musa.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 lalu, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Bupati Mimika Johannes Rettob sempat meninjau langsung lokasi galian C tersebut. Dalam kunjungan itu, persoalan yang sama telah disampaikan, namun hingga kini belum ada tindak lanjut konkret, sehingga aktivitas galian masih terus beroperasi.

Ali Kabiay: Serangan terhadap Pekerja Sekolah di Yahukimo Adalah Teror Terbuka terhadap Rakyat Sipil

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRK Mimika, Elinus Balinol Mom, menjelaskan bahwa kunjungan lapangan ini bertujuan untuk mendengar secara langsung keluhan masyarakat sekaligus penjelasan dari pihak pengelola galian.

“Hari ini kami turun langsung ke lokasi galian C milik Musa Dendegau dan Wilian Dendegau. Keluhan masyarakat sudah sampai ke kami, dan dari pihak pengelola juga menyampaikan kesiapan untuk menutup lokasi ini apabila ada perhatian serius dan solusi nyata dari pemerintah daerah,” ujar Elinus.

Ia menambahkan, pihak pengelola mengusulkan agar area galian C tersebut ke depan dapat dialihfungsikan menjadi kawasan produktif, seperti objek wisata, kolam pemancingan, atau usaha ekonomi lainnya yang dapat dikelola masyarakat secara berkelanjutan.

“Kami berharap ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Dari DPRK, khususnya Komisi IV, kami akan menyampaikan hasil peninjauan ini agar pemerintah dapat mencari solusi terbaik berupa program-program yang berkelanjutan dan benar-benar membantu masyarakat sekitar,” tambahnya.

Komisi IV DPRK Mimika menegaskan komitmennya untuk terus menjembatani kepentingan masyarakat, pengelola, dan pemerintah daerah, sehingga persoalan aktivitas galian C di dalam kota dapat diselesaikan tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan maupun keberlanjutan ekonomi warga.

Samuel Sauwyar Kecam Keras Aksi Kekerasan di Yahukimo, Sebut Tindakan Tidak Beradab dan Melukai Nilai Kemanusiaan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement