Hukum & Kriminal Nabire Nasional
Beranda / Nasional / Ketua Pemuda Adat Seireri Kecam Pembunuhan Tenaga Honorer OAP di Tambrauw

Ketua Pemuda Adat Seireri Kecam Pembunuhan Tenaga Honorer OAP di Tambrauw

Nabire – Tokoh Ketua Pemuda Adat Seireri, Ali Kabiay, mengecam keras tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) terhadap seorang tenaga honorer Orang Asli Papua (OAP) di wilayah Tambrauw.

Menurut Ali, tindakan pembunuhan tersebut merupakan perbuatan keji yang tidak dapat dibenarkan karena telah merenggut nyawa warga sipil yang seharusnya dilindungi.

Ia menilai aksi kekerasan semacam itu hanya akan menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat serta menghambat kemajuan pembangunan di Tanah Papua.

“Kami mengecam keras tindakan pembunuhan terhadap tenaga honorer OAP di Tambrauw. Perbuatan seperti ini sangat meresahkan masyarakat dan hanya membawa kemunduran bagi Papua,” tegas Ali dalam pernyataannya.

Selain mengecam pelaku, Ali juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan dengan melaporkan kepada aparat apabila mengetahui atau bertemu dengan kelompok kriminal yang meresahkan masyarakat.

Dugaan Pemerasan oleh Demianus Magai Yogi Resahkan Masyarakat Paniai

Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya tindakan kekerasan yang dapat mengganggu ketertiban dan kedamaian di Papua.

Ia juga meminta aparat keamanan agar segera mengambil langkah tegas untuk menangkap para pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

“Kami berharap aparat keamanan segera menangkap pelaku dan menjatuhkan hukuman sesuai hukum yang berlaku di Indonesia agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujarnya.

Ali juga mengajak seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama menjaga keamanan, persatuan, serta mendukung upaya pembangunan demi masa depan Papua yang lebih aman, damai, dan sejahtera.

Lenis Kogoya Peringatkan Sebby Sambom Hentikan Penyebaran Informasi Provokatif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement