Nabire – Kepala Suku Moora di Kabupaten Nabire, Donatus Sembor, menyampaikan kecaman keras terhadap aksi kekerasan yang menewaskan warga sipil di wilayah Papua.
Ia secara tegas meminta kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM) untuk segera menghentikan seluruh bentuk kekerasan, khususnya yang menyasar tenaga guru, tenaga kesehatan, serta masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam konflik.
“Kami sangat menyesalkan dan mengecam keras tindakan pembunuhan tersebut. Guru, tenaga kesehatan, dan masyarakat sipil bukan bagian dari konflik, sehingga tidak boleh menjadi sasaran kekerasan,” tegasnya.
Donatus menilai aksi-aksi kekerasan yang terus berulang hanya akan memperburuk situasi keamanan dan memperdalam penderitaan masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil yang sangat bergantung pada layanan pendidikan dan kesehatan.
Selain itu, ia juga mendesak aparat keamanan untuk bertindak tegas dan profesional dalam mengusut tuntas kasus pembunuhan tersebut. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil sekaligus perlindungan maksimal bagi warga sipil.
“Kami meminta aparat untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan memastikan keamanan masyarakat, khususnya para guru dan tenaga kesehatan yang bertugas di lapangan,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai jalan penyelesaian konflik, demi terciptanya situasi yang aman dan damai di Tanah Papua.

Komentar