Paniai – Tokoh adat dari Kabupaten Paniai, Pit Pigai, menyampaikan tanggapan tegas terhadap berbagai pernyataan yang dinilainya bersifat provokatif dan berpotensi menyesatkan masyarakat di Tanah Papua.
Kepala Suku Kampung Aikai tersebut meminta agar penyebaran informasi yang tidak benar atau hoaks segera dihentikan karena dinilai hanya akan menimbulkan keresahan dan menyusahkan masyarakat.
Dalam pernyataannya, Pit Pigai menegaskan bahwa situasi di Tanah Papua saat ini tidak seperti yang digambarkan oleh sejumlah pihak yang menyerukan konflik atau perang.
“Tidak ada perang di tanah Papua ini. Yang lebih utama adalah kedamaian dan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai narasi bernada provokasi justru dapat memicu keresahan, memperkeruh suasana, serta menghambat proses pembangunan yang saat ini tengah berjalan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur di tingkat kampung.
Menurut Pit Pigai, masyarakat adat Papua pada dasarnya menginginkan kehidupan yang rukun, aman, dan sejahtera. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang belum tentu benar dan dapat menimbulkan ketakutan.
“Stop beri masyarakat informasi hoaks yang menyusahkan. Jangan buat isu-isu yang tidak penting dan justru merugikan masyarakat sendiri,” tegasnya.
Sebagai tokoh adat, ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan serta keharmonisan antarwarga. Ia mengingatkan bahwa generasi muda Papua membutuhkan lingkungan yang aman dan kondusif untuk belajar, bekerja, serta membangun masa depan.
Pit Pigai berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan lebih mengedepankan dialog serta pendekatan damai dalam menyampaikan aspirasi. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila situasi keamanan tetap stabil dan masyarakat hidup dalam suasana saling menghormati.
“Kita harus jaga tanah ini dengan damai. Pembangunan dan kesejahteraan masyarakat jauh lebih penting daripada memperbesar isu yang tidak membawa manfaat,” pungkasnya.
Dengan pernyataan tersebut, Kepala Suku Kampung Aikai menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketertiban dan kedamaian di wilayahnya serta mendukung upaya pembangunan demi masa depan Papua yang lebih baik.

Komentar