Hukum & Kriminal Nabire
Beranda / Nabire / Kepala Suku Intan Jaya Kecam Hoaks dan Kekerasan, Ingatkan Warga Tak Mudah Terprovokasi

Kepala Suku Intan Jaya Kecam Hoaks dan Kekerasan, Ingatkan Warga Tak Mudah Terprovokasi

Nabire – Kepala Suku Besar Kabupaten Intan Jaya, Musa Kobogau, mengecam keras berbagai narasi yang dinilai menyesatkan dan berpotensi menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat Papua.

Dalam pernyataannya, Musa menegaskan bahwa informasi yang beredar terkait rencana penyerangan di sejumlah wilayah Papua tidak benar dan tergolong hoaks. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

“Saya mengecam pernyataan yang memberi informasi hoaks kepada masyarakat tentang rencana penyerangan di Tanah Papua. Manusia diciptakan untuk hidup dan berkembang sesuai ajaran Kitab Injil,” tegasnya.

Ia juga menyoroti sejumlah pernyataan yang kerap disampaikan oleh Sebby Sambom, yang dikenal sebagai juru bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM). Menurutnya, narasi provokatif semacam itu berpotensi memperkeruh situasi keamanan dan memicu ketegangan di tengah masyarakat.

Selain menolak penyebaran informasi yang menyesatkan, Musa juga mengecam berbagai tindakan kekerasan yang selama ini terjadi di Papua, khususnya yang menyasar warga sipil.

Demianus Magai Yogi Kembali Disorot, Muncul Dugaan Tekanan dan Pemerasan di Paniai

Ia menegaskan bahwa korban kekerasan kerap berasal dari kalangan yang tidak terlibat konflik, seperti guru, tenaga kesehatan, pilot, hingga masyarakat umum yang sedang menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kekerasan terhadap warga sipil tidak bisa dibenarkan dalam kondisi apa pun. Ini hanya akan menambah penderitaan masyarakat,” ujarnya.

Musa berharap seluruh pihak dapat menahan diri, menghentikan penyebaran informasi yang tidak benar, serta mengedepankan dialog sebagai jalan untuk menjaga kedamaian dan stabilitas di Tanah Papua.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement