JAKARTA – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk segera menangkap pelaku penembakan terhadap pilot dan kopilot pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua.
Sigit mengungkapkan, aparat di lapangan telah mengantongi identitas terduga pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran serta pendalaman lebih lanjut.
“Tentunya sudah memerintahkan untuk jajaran kita yang ada di sana untuk melakukan pengejaran, pendalaman karena identitasnya kita juga sudah memiliki gambaran,” ujar Sigit kepada wartawan, Jumat (13/2).
Kapolri memastikan pengusutan tuntas kasus penembakan yang menewaskan Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro tersebut.
Koordinasi TNI-Polri Ditingkatkan
Selain memerintahkan pengejaran pelaku, Sigit juga meminta seluruh anggota di wilayah Papua meningkatkan koordinasi dengan TNI guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Kita minta supaya peristiwa yang terjadi di beberapa hari ini, TNI dan Polri bersinergi untuk mencegah jangan sampai terjadi peristiwa-peristiwa selanjutnya,” tuturnya.
Ia juga memerintahkan seluruh anggota Polri di wilayah tersebut untuk hadir di tengah masyarakat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Untuk memastikan agar masyarakat merasa tenang, dan melakukan penegakan hukum,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menjelaskan bahwa pesawat Cessna dengan nomor registrasi PK-SNR terbang dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT menuju Koroway Batu.
Setibanya di lokasi tujuan, pesawat yang diawaki Kapten Egon Erawan dan Kapten Baskoro ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) wilayah Yahukimo yang disebut dipimpin oleh Elkius Kobak.
Menurut Cahyo, penembakan terjadi dari arah hutan di samping area Bandara Koroway Batu. Kedua pilot tersebut dipastikan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Komentar