Hukum & Kriminal Nasional Pemerintahan
Beranda / Pemerintahan / Jadi Saksi di Sidang Tipikor, Ahok Ungkap Pertamina “Berdarah-darah” dan Alasan Mundur

Jadi Saksi di Sidang Tipikor, Ahok Ungkap Pertamina “Berdarah-darah” dan Alasan Mundur

Jakarta — Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, hadir sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi tata kelola minyak di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta. Dalam keterangannya di hadapan majelis hakim, Ahok menyampaikan secara terbuka berbagai pengalamannya selama menjabat sebagai pengawas di perusahaan minyak pelat merah tersebut.

Ahok menggambarkan kondisi internal Pertamina saat dirinya menjabat sebagai situasi yang penuh tekanan dan persoalan serius. Ia menyebut Pertamina berada dalam kondisi “berdarah-darah”, merujuk pada kompleksitas masalah tata kelola, pengambilan keputusan, hingga praktik yang menurutnya merugikan perusahaan dan negara.

Dalam kesaksiannya, Ahok juga mengungkap alasan dirinya memilih mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama. Ia menilai, perannya sebagai pengawas tidak lagi efektif untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, terutama ketika berhadapan dengan sistem dan kebijakan yang sulit ditembus dari dalam.

Tak hanya itu, Ahok secara tegas menyampaikan pandangannya terkait pentingnya keterbukaan dan akuntabilitas dalam penanganan kasus tersebut. Ia bahkan menyatakan bahwa dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak ini, seluruh pihak yang memiliki kewenangan dan keterkaitan, termasuk pejabat tertinggi negara, seharusnya diperiksa apabila memang relevan secara hukum.

Menurut Ahok, pengungkapan kasus korupsi di sektor strategis seperti migas tidak boleh setengah-setengah. Ia menekankan bahwa proses hukum harus berjalan transparan agar publik mengetahui secara jelas akar persoalan yang menyebabkan kerugian negara serta carut-marutnya tata kelola di tubuh Pertamina.

Kemensos Salurkan Rp1,2 Triliun Bansos PKH dan BPNT untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Kesaksian Ahok di persidangan ini menjadi sorotan publik karena dinilai membuka tabir kondisi internal Pertamina yang selama ini jarang disampaikan secara gamblang di ruang terbuka. Sidang pun menjadi salah satu momentum penting dalam upaya penegakan hukum terhadap dugaan korupsi di sektor energi nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement