Internasional
Beranda / Internasional / Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Yordania, Drone Bidik Muwaffaq Salti Air Base

Iran Klaim Serang Pangkalan Udara AS di Yordania, Drone Bidik Muwaffaq Salti Air Base

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah pemerintah Iran mengklaim telah melancarkan serangan drone terhadap pangkalan udara yang menampung pasukan Amerika Serikat di Yordania, Minggu (29/3/2026) waktu setempat.

Militer Iran menyebut sasaran utama serangan adalah Muwaffaq Salti Air Base di kawasan Azraq, sebuah pangkalan udara strategis milik Angkatan Udara Kerajaan Yordania yang selama ini juga digunakan sebagai titik operasi pasukan Amerika Serikat di kawasan.

Menurut laporan media pemerintah Iran yang dikutip kantor berita ISNA, serangan dilakukan menggunakan pesawat nirawak atau drone. Fasilitas yang disebut menjadi target meliputi markas tempat tinggal pasukan, gudang logistik, serta sejumlah peralatan militer di dalam pangkalan tersebut.

Dalam pernyataan resminya, militer Iran menyebut pangkalan tersebut sebagai “platform operasional kunci” yang digunakan untuk mendukung serangan udara terhadap Iran selama eskalasi konflik yang berlangsung sejak akhir Februari 2026.

Hingga saat ini belum ada rincian resmi mengenai tingkat kerusakan maupun kemungkinan korban jiwa akibat serangan tersebut. Pemerintah Amerika Serikat dan otoritas Yordania juga belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim yang disampaikan Iran.

Rudal Iran Hantam Pabrik Kimia Israel Selatan, Kebakaran Besar Picu Kekhawatiran Kebocoran Zat Berbahaya

Serangan ini menambah daftar eskalasi di wilayah Yordania, yang dalam beberapa pekan terakhir kerap menjadi lintasan maupun sasaran proyektil dan drone dalam konflik Iran–AS–Israel. Kawasan Azraq sendiri dinilai sangat strategis karena menjadi salah satu basis pertahanan udara dan operasi regional.

Dengan belum adanya konfirmasi independen dari Washington maupun Amman, klaim Iran ini masih terus dipantau sebagai bagian dari perkembangan konflik yang berpotensi memperluas ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement