Umum
Beranda / Umum / IPM Papua Tengah 2025 Naik ke 60,64, BPS: Semua Dimensi Mengalami Perbaikan

IPM Papua Tengah 2025 Naik ke 60,64, BPS: Semua Dimensi Mengalami Perbaikan

Nabire – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Tengah tahun 2025 mencapai 60,64, naik 0,39 poin (0,65 persen) dibandingkan 2024 yang berada di angka 60,25.

BPS menilai kenaikan ini mencerminkan percepatan pembangunan manusia pascapemekaran Daerah Otonom Baru (DOB). Selama 2023–2025, IPM Papua Tengah meningkat 1,20 poin, dari 59,44 menjadi 60,64, dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 1 persen per tahun.

“Seluruh dimensi IPM mengalami peningkatan, terutama standar hidup layak dan pengetahuan,” tulis BPS dalam Berita Resmi Statistik (5 November 2025).

Pada dimensi kesehatan, Umur Harapan Hidup (UHH) naik menjadi 68,38 tahun. Sektor pendidikan juga membaik, dengan Harapan Lama Sekolah meningkat menjadi 9,64 tahun, dan Rata-rata Lama Sekolah menjadi 6,13 tahun.

Peningkatan tertinggi terjadi pada standar hidup layak, ditandai naiknya pengeluaran riil per kapita menjadi Rp8,036 juta per tahun, atau tumbuh 2,91 persen dibandingkan 2024.

Ali Kabiay: Serangan terhadap Pekerja Sekolah di Yahukimo Adalah Teror Terbuka terhadap Rakyat Sipil

Di tingkat kabupaten, Mimika mencatat IPM tertinggi (77,27, kategori tinggi), disusul Nabire (72,89). Sementara Kabupaten Puncak masih terendah dengan IPM 45,95, diikuti Deiyai dan Intan Jaya.

Secara keseluruhan, Papua Tengah pada 2025 memiliki 2 kabupaten ber-IPM tinggi, 1 sedang, dan 5 rendah, menjadi catatan penting bagi arah kebijakan pembangunan di sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement