Nabire – Dewan Pimpinan Pusat Barisan Merah Putih RI menyampaikan sikap resmi terkait pernyataan Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat OPM, Sebby Sambom, yang dinilai provokatif dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Papua.
Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih RI, Albert Ali Kabiyai, bersama Wakil Ketua I DPD Barisan Merah Putih RI Papua Tengah, Samuel Sawyar, serta Ketua DPC Barisan Merah Putih RI Kabupaten Nabire, Permenas Maniani.
Dalam pernyataannya, DPP Barisan Merah Putih RI menilai bahwa seruan dan tindakan provokatif yang disampaikan berpotensi memengaruhi masyarakat di Tanah Papua untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum. Seruan yang mendorong pembakaran fasilitas umum, penembakan, maupun pembunuhan merupakan bentuk tindakan kriminal yang tidak membawa manfaat apa pun bagi masyarakat asli Papua.
“Kami mempertanyakan kontribusi nyata yang bersangkutan terhadap kesejahteraan masyarakat Papua. Menurut pandangan kami, tidak ada dampak positif dari ajakan maupun pernyataan yang justru mendorong kekerasan,” tegas Albert Ali Kabiyai.
Lebih lanjut, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh provokasi yang berpotensi menimbulkan dampak negatif dan memperkeruh situasi keamanan. DPP Barisan Merah Putih RI menilai bahwa seruan revolusi atau perang yang disampaikan tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, bahkan berpotensi menyesatkan.
Menurut mereka, aparat negara bekerja berdasarkan tugas, fungsi, serta ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada aturan perundang-undangan yang membenarkan tindakan kejahatan. Tuduhan tanpa bukti terhadap institusi negara hanya akan memperuncing ketegangan dan menciptakan keresahan baru.
Sebaliknya, berbagai tindakan kekerasan terhadap warga sipil, tenaga kesehatan, guru, pekerja, tokoh agama, serta perusakan fasilitas umum menunjukkan dampak nyata yang merugikan masyarakat luas. Situasi tersebut dinilai menghambat pembangunan dan memperlambat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.
“Kami menegaskan bahwa masyarakat Papua saat ini lebih membutuhkan pembangunan ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta kesejahteraan sosial, bukan konflik dan pertentangan,” ujar Samuel Sawyar.
DPP Barisan Merah Putih RI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, serta mendukung upaya pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua secara menyeluruh.
Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen menjaga stabilitas, keamanan, serta kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis di Tanah Papua.

Komentar