Kesehatan Paniai
Beranda / Paniai / Dinkes Paniai Siagakan Posko Kesehatan, Ratusan Peserta Muspasmee VIII Terlayani

Dinkes Paniai Siagakan Posko Kesehatan, Ratusan Peserta Muspasmee VIII Terlayani

Paniai — Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai melalui Posko Kesehatan terus memberikan pelayanan medis bagi peserta Musyawarah Pastoral Mee (Muspasmee) Ke VIII yang berlangsung di Paroki Komopa, Dekenat Paniai, Keuskupan Timika. Hingga hari keempat pelaksanaan kegiatan, tim medis masih aktif melayani ratusan pasien yang datang dari berbagai daerah.

“Sudah hari ketiga dan keempat kami melayani pasien. Di dalamnya banyak pemohon yang kami layani,” ujar Beny Degei.

Sementara itu, Koordinator Posko Kesehatan, Maria Nawipa, SKM., M.Kes, menjelaskan bahwa jenis layanan kesehatan yang diberikan meliputi perawatan gigi, pembersihan luka, penanganan luka infeksi, serta perawatan luka ringan lainnya.

“Tim medis bekerja luar biasa. Ke depan masih ada beberapa hari lagi, dan kami tetap semangat melayani peserta Muspasmee yang datang dari berbagai daerah,” ungkap Nawipa.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan dilakukan dengan penuh dedikasi dan kasih. “Motto kami adalah melayani dengan kasih. Kami yang mengobati, Tuhanlah yang menyembuhkan. Harapan kami, semua peserta yang datang berobat dapat kembali sehat,” tambahnya.

Pengiriman 13 Ton Kopra ke Surabaya Buka Peluang Pasar Nasional bagi Kelapa Papua Tengah

Berdasarkan data Posko Kesehatan, jumlah pasien yang dilayani sejak hari pertama tergolong tinggi. Pada hari pertama tercatat 150 pasien, hari pembukaan mencapai 215 pasien, dan hari berikutnya meningkat menjadi 235 pasien. Sementara pada hari keempat hingga setengah hari pelayanan, sekitar 120 pasien telah dilayani, dengan 55 pasien di antaranya mendapatkan tindakan perawatan gigi.

Dari sisi logistik dan obat-obatan, Nawipa menyampaikan bahwa dukungan diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah serta Dinas Kesehatan Kabupaten Paniai.

“Jika dalam dua hari ke depan masih ada kekurangan, kami akan kembali berkoordinasi. Kebutuhan yang belum terpenuhi akan kami lengkapi dari Dinkes Kabupaten Paniai,” jelasnya.

Senada dengan itu, Beny Degei selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) menekankan pentingnya upaya pencegahan selama kegiatan berlangsung.

“Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Tubuh yang sehat memungkinkan peserta mengikuti seluruh rangkaian Muspasmee dengan maksimal,” tegasnya.

Tokoh Pemuda Intan Jaya Kecam Pembunuhan Guru di Yahukimo: Tindakan Keji dan Merugikan Masa Depan Pelajar Papua

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat serta tetap menjaga semangat selama mengikuti kegiatan.

“Jangan fokus pada rasa sakitnya, tetapi pada kekuatan yang dimiliki. Waktu memang menyembuhkan luka, namun semangat adalah mesin yang mempercepat prosesnya,” pungkas Degei.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement