Paniai – Nama Demianus Magai Yogi kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan tindakan pemerasan terhadap pemerintah daerah serta masyarakat di wilayah Papua, khususnya di Kabupaten Paniai.
Selain diduga meminta dana kepada pemerintah daerah, Demianus juga disebut kerap melakukan pemerasan terhadap sejumlah pihak di masyarakat, termasuk pedagang, tukang ojek, hingga aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah untuk kepentingan pribadinya.
Berdasarkan informasi yang beredar, Demianus yang mengklaim diri sebagai Panglima Tertinggi WPA diduga meminta dana kepada pemerintah daerah (Pemda) dengan dalih biaya keamanan di wilayah yang disebut berada dalam kontrol kelompoknya. Permintaan tersebut dinilai meresahkan dan berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan serta pelayanan publik.
Tak hanya kepada pemerintah daerah, Demianus juga disebut melakukan tekanan terhadap masyarakat di Kabupaten Paniai. Dugaan pemerasan tersebut dilaporkan menyasar warga kampung maupun para pedagang pendatang yang berjualan di wilayah tersebut.
Selain itu, sejumlah tukang ojek serta ASN di lingkungan Pemda juga dikabarkan menjadi sasaran permintaan uang oleh yang bersangkutan. Praktik tersebut disebut-sebut dilakukan secara berulang dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Sejumlah warga mengaku merasa khawatir dengan adanya tekanan tersebut karena dapat mengganggu ketenangan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Kondisi ini juga dinilai berpotensi memperburuk situasi keamanan di tengah masyarakat sipil yang tidak terlibat dalam konflik.
Masyarakat berharap aparat keamanan dapat menindaklanjuti informasi yang berkembang agar situasi keamanan dan ketertiban di Kabupaten Paniai tetap terjaga serta masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.

Komentar