Hukum & Kriminal Nabire Nasional
Beranda / Nasional / BMP RI Papua Tengah Kecam Kekerasan Brutal terhadap Warga Sipil, Desak Aparat Bertindak Tegas

BMP RI Papua Tengah Kecam Kekerasan Brutal terhadap Warga Sipil, Desak Aparat Bertindak Tegas

Nabire — Wakil Ketua I Dewan Pimpinan Daerah Barisan Merah Putih Republik Indonesia (DPD BMP RI) Provinsi Papua Tengah, Samuel Sauwyar, mengecam keras aksi kekerasan brutal yang diduga dilakukan kelompok TPNPB-OPM terhadap warga sipil.

Ia menilai peristiwa tersebut sebagai tindakan tidak beradab yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan serta mengancam rasa aman masyarakat, khususnya warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Menurut Samuel, aksi kekerasan yang sampai merenggut nyawa warga sipil tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

“Tindakan seperti ini adalah bentuk kekerasan yang melukai rasa kemanusiaan kita bersama. Warga sipil tidak boleh menjadi sasaran,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kejadian tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi memperpanjang trauma masyarakat dan memperburuk situasi keamanan di Papua.

Surat Permintaan Dana Rp700 Juta ke Perusahaan di Papua Tengah, Aparat Diminta Selidiki

Karena itu, Samuel mendesak aparat keamanan untuk segera mengambil langkah tegas, mengusut tuntas peristiwa tersebut, serta menangkap para pelaku agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Kasus ini harus diusut sampai tuntas. Para pelaku harus ditangkap dan diproses secara hukum agar ada keadilan bagi korban dan keluarganya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kekerasan terhadap masyarakat sipil, terlebih jika terjadi di lingkungan pendidikan atau area pelayanan publik, hanya akan memperpanjang penderitaan rakyat serta merusak masa depan generasi Papua.

Menurutnya, keamanan warga, guru, tenaga kesehatan, dan pekerja pelayanan masyarakat harus menjadi prioritas bersama agar pembangunan sumber daya manusia di Papua tidak terus terganggu.

Samuel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menjaga kedamaian, menolak segala bentuk kekerasan, dan mendukung proses penegakan hukum demi terciptanya Papua yang aman dan kondusif.

Kepala Suku Aikai Minta Hoaks dan Narasi Provokatif Dihentikan demi Kedamaian Papua

Dengan pernyataan ini, BMP RI Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong perlindungan warga sipil dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement