Hukum & Kriminal Papua
Beranda / Papua / Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan Dua Amunisi Shotgun di PLBN Skouw

Aparat Gabungan Gagalkan Penyelundupan Dua Amunisi Shotgun di PLBN Skouw

Jayapura – Aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai berhasil mengamankan dua butir amunisi senjata api jenis shotgun kaliber 12 gauge di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Temuan itu berawal dari pemeriksaan rutin pada Sabtu (28/3) sekitar pukul 10.35 WIT, saat petugas Bea Cukai memeriksa seorang pelintas batas asal Papua New Guinea berinisial SD (56), yang diketahui merupakan pegawai keuangan pemerintah di Kota Vanimo.

Kapolsubsektor Skouw, Robert Makanuay, menjelaskan kecurigaan muncul ketika mesin X-Ray Rapiscan mendeteksi benda mencurigakan di dalam tas dada berwarna hitam milik pelintas tersebut.

“Petugas kemudian melakukan pemeriksaan manual dan menemukan dua butir amunisi aktif,” ujarnya.

Menindaklanjuti temuan itu, petugas Bea Cukai segera berkoordinasi dengan personel Polsubsektor Skouw serta Satgas TNI yang bertugas di kawasan PLBN Skouw.

Ketua Dewan Adat Mee Pago Kecam Pembunuhan Brutal di Yahukimo, Serukan Perlindungan Guru dan Tenaga Kesehatan

Setelah menjalani interogasi awal, SD bersama barang bukti kemudian diserahkan ke Polsek Muara Tami untuk proses lebih lanjut, disertai berita acara serah terima sebagai bentuk akuntabilitas penanganan.

Berdasarkan hasil klarifikasi awal, diketahui amunisi tersebut merupakan sisa aktivitas berburu rusa di wilayah Papua New Guinea beberapa hari sebelumnya yang tertinggal di dalam tas miliknya.

Petugas juga memastikan selama pemeriksaan SD bersikap kooperatif dan tidak ditemukan indikasi keterkaitan dengan kelompok kriminal bersenjata maupun jaringan kejahatan lainnya.

Meski demikian, aparat menegaskan proses hukum dan pendalaman tetap dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Robert Makanuay menilai keberhasilan ini menjadi bukti kuat sinergi antarinstansi di wilayah perbatasan.

BMP RI Papua Kecam Pernyataan Sebby Sambom, Nilai Provokatif dan Berpotensi Menyesatkan Publik

“Sinergitas antara Bea Cukai, TNI, dan Polri di PLBN Skouw berjalan sangat solid. Ini bukti nyata pengawasan di tapal batas negara dilakukan secara maksimal,” tegasnya.

Ia menambahkan, pendekatan yang dilakukan aparat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan profesionalisme dan sisi humanis.

Dengan kolaborasi lintas instansi yang terus diperkuat, aparat berharap wilayah perbatasan RI–PNG tetap aman, kondusif, serta terhindar dari berbagai potensi pelanggaran hukum.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement