Hukum & Kriminal Mimika
Beranda / Mimika / Mahasiswa Ditemukan Bersimbah Darah di Bandara Lama Mimika, Sempat Pesan Teman Kencan Lewat Aplikasi

Mahasiswa Ditemukan Bersimbah Darah di Bandara Lama Mimika, Sempat Pesan Teman Kencan Lewat Aplikasi

Mimika – Fakta mengejutkan terungkap di balik penemuan seorang pria yang tergeletak bersimbah darah di Jalan Bandara Lama, Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Minggu (15/2) pagi. Korban diketahui sempat memesan teman kencan melalui aplikasi sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi kritis.

Korban berinisial NAPBPH (29), seorang pelajar/mahasiswa yang berdomisili di Jalan Perintis, Distrik Mimika Baru, ditemukan tidak sadarkan diri di samping pagar menara BMKG sekitar pukul 05.30 WIT oleh warga yang tengah berolahraga pagi.

Kasihumas Polres Mimika, Hempy Ona, membenarkan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 07.00 WIT. Personel dari Polsek Mimika Baru bersama Satreskrim langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Korban ditemukan dalam kondisi luka serius di bagian wajah dan tidak sadarkan diri. Saat ini masih dirawat intensif di ruang ICU RSUD Mimika dan belum bisa dimintai keterangan,” ujar Hempy.

Kronologi Awal Kejadian

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula pada Sabtu malam (14/2) sekitar pukul 20.00 WIT. Korban bersama sejumlah rekannya mengonsumsi minuman keras jenis tuak di kawasan Kem Perumahan Residence 6 Irigasi.

Ali Kabiyai: Kepala Suku adalah Tolok Ukur Suara Akar Rumput Papua Tengah

Sekitar pukul 02.00 WIT, korban bersama dua rekannya menuju salah satu hotel di Jalan Yos Sudarso. Di lokasi tersebut, korban diketahui berkomunikasi dengan seorang perempuan melalui aplikasi pesan singkat.

Sekitar pukul 03.10 WIT, korban kembali menemui kedua rekannya dan mengaku sempat terlibat cekcok dengan perempuan yang ditemuinya. Namun tak lama kemudian, korban kembali pergi seorang diri dan terpisah dari rombongan.

Sejak saat itu, korban tidak lagi terlihat hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah beberapa jam kemudian di lokasi berbeda.

Saksi J (39) dan FH (38) membenarkan adanya perselisihan tersebut, namun tidak mengetahui apa yang terjadi setelah korban meninggalkan hotel. Sementara saksi M (38), yang pertama kali menemukan korban, mengaku terkejut melihat pria tergeletak dengan wajah penuh darah saat melintas di Jalan Bandara Lama.

Polisi Dalami Motif Kejadian

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengungkap motif di balik kejadian tersebut, apakah korban menjadi korban penganiayaan, perampokan, atau kemungkinan lain.

Kepala Suku Besar Kamoro Mimika Kecam Pembunuhan Guru di Yahukimo: Tindakan Keji dan Bertentangan dengan Nilai Iman

Polisi juga tengah menelusuri identitas perempuan yang berkomunikasi dengan korban melalui aplikasi tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peristiwa yang membuat korban terbaring kritis itu.

Kasus ini masih dalam penyelidikan intensif, sementara kondisi korban terus dipantau oleh tim medis.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement