Mimika – Tiga orang pria terekam kamera CCTV melakukan aksi perampasan dengan menggunakan senjata tajam di sebuah kios yang diduga berada di kawasan Nawaripi, Distrik Wania, Timika, pada dini hari. Rekaman tersebut kini beredar luas di media sosial dan berbagai grup WhatsApp warga, memicu kekhawatiran masyarakat atas meningkatnya tindak kriminal di wilayah tersebut.
Dalam video berdurasi singkat yang beredar, ketiga pelaku tampak mengenakan jaket hoodie serta penutup wajah untuk menyamarkan identitas. Mereka terlihat mendatangi kios saat situasi relatif sepi. Pemilik kios yang saat itu sedang duduk sambil bermain handphone (HP) tidak menyadari kedatangan para pelaku sebagai ancaman.
Dua dari tiga pelaku kemudian mendekati korban. Salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis parang dan langsung mengintimidasi korban, sementara pelaku lainnya mengambil uang dari tempat penyimpanan di dalam kios. Aksi tersebut berlangsung cepat dan terorganisir.
Sementara itu, satu pelaku lainnya berdiri di belakang dalam posisi siaga dengan membawa panah wayer yang telah terpasang anak panah, seolah siap melepaskannya jika korban melawan atau mencoba meminta pertolongan. Setelah berhasil mengambil uang, ketiganya langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Modus Serupa Sudah Sering Terjadi
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak terkejut melihat video tersebut. Ia mengatakan aksi serupa sudah beberapa kali terjadi di deretan kios sepanjang jalan sebelum dan sesudah SPBU Nawaripi.
Ia bahkan mengaku anaknya pernah menjadi korban perampasan dengan modus yang hampir sama. Saat itu, anaknya sedang menjaga kios pada malam hari dan tengah bermain HP.
“Mereka pura-pura beli, ternyata langsung merampas HP anak saya lalu kabur. Untungnya waktu itu pelaku tidak menggunakan senjata tajam,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun jumlah pelaku dalam kejadian yang dialami anaknya hanya dua orang, ciri-ciri dan pola aksinya sangat mirip dengan yang terlihat dalam rekaman CCTV yang kini beredar.
“Itu bukan kejadian di kios kami dan bukan CCTV kami, tapi kejadiannya sama. Pelaku dua orang, pakai hoodie dan penutup muka. Minggu lalu kios di samping kami juga kena, modusnya sama, pura-pura belanja lalu rampas HP,” ungkapnya.
Warga pun berharap aparat keamanan dapat segera mengidentifikasi dan menangkap para pelaku, mengingat pola kejahatan yang dinilai sudah berulang dan meresahkan pelaku usaha kecil di kawasan tersebut.
Polisi Lakukan Pengecekan
Menanggapi beredarnya video tersebut, Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Ibnu Rudihartono mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu di internal kepolisian untuk memastikan laporan resmi terkait kejadian tersebut.
“Saya cek dulu di unit kami, nanti saya info,” katanya melalui pesan singkat.
Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai waktu pasti kejadian maupun total kerugian yang dialami korban. Aparat kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan dengan menelusuri rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi.
Warga Diminta Waspada
Maraknya aksi perampasan dengan modus berpura-pura berbelanja membuat warga, khususnya pemilik kios yang beroperasi hingga malam hari, diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Beberapa warga mengusulkan agar patroli rutin ditingkatkan, terutama di jam-jam rawan menjelang tengah malam hingga dini hari.
Selain itu, penggunaan kamera pengawas (CCTV) yang aktif dan penerangan jalan yang memadai dinilai dapat membantu mencegah sekaligus mengungkap tindak kriminal serupa di kemudian hari.
Masyarakat berharap situasi keamanan di kawasan Nawaripi dan sekitarnya dapat segera kembali kondusif, sehingga para pelaku usaha kecil dapat menjalankan aktivitasnya tanpa rasa takut.

Komentar