Mimika
Beranda / Mimika / 30 Personel Polres Mimika dan Brimob Dikirim ke Distrik Kapiraya Usai Aksi Saling Serang

30 Personel Polres Mimika dan Brimob Dikirim ke Distrik Kapiraya Usai Aksi Saling Serang

Mimika – Sebanyak 30 personel Polres Mimika bersama tambahan personel Brimob diberangkatkan menuju Distrik Kapiraya pada Selasa (11/2) siang. Pengiriman pasukan ini dilakukan sebagai langkah cepat aparat kepolisian dalam merespons aksi saling serang antarwarga yang terjadi sehari sebelumnya.

Keberangkatan personel dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Mimika, AKP Hendri Alfredo Korwa. Ia menegaskan bahwa penguatan pasukan ini bertujuan untuk mengamankan situasi sekaligus membantu personel yang lebih dulu berada di lokasi kejadian.

“Kami berangkatkan 30 orang untuk pengamanan dan membantu personel yang sudah ada di sana sebelumnya. Di lokasi sudah ada 25 personel termasuk Brimob,” ujar AKP Hendri.

Situasi Memanas Sejak Selasa Pagi

Insiden keributan dilaporkan terjadi pada Selasa (10/2) pagi, melibatkan dua kelompok warga kampung di Distrik Kapiraya. Hingga kini, aparat masih melakukan pendalaman terkait pemicu awal bentrokan tersebut.

Dari sejumlah video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah warga membawa senjata tajam seperti parang dan panah, bahkan terlihat pula senapan angin. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu eskalasi konflik apabila tidak segera ditangani secara cepat dan terukur.

Dua Pilot Smart Air Tewas dalam Insiden Penembakan di Korowai, Boven Digoel

Aparat kepolisian bergerak cepat untuk mencegah meluasnya bentrokan serta menghindari jatuhnya korban jiwa maupun kerusakan fasilitas umum.

Fokus Pengamanan dan Mediasi

AKP Hendri menjelaskan bahwa selain melakukan pengamanan, aparat juga berupaya membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan aparat kampung setempat guna meredam ketegangan.

Langkah preventif dan pendekatan persuasif dinilai penting untuk mengembalikan situasi agar kembali kondusif. Aparat juga melakukan patroli serta penjagaan di titik-titik rawan guna mencegah terjadinya aksi balasan.

Polres Mimika mengimbau masyarakat Distrik Kapiraya untuk menahan diri dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar. Warga juga diminta menyerahkan persoalan yang terjadi kepada aparat dan tokoh adat untuk diselesaikan melalui mekanisme damai.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Distrik Kapiraya dilaporkan dalam pengawasan ketat aparat keamanan, sementara upaya stabilisasi keamanan terus dilakukan demi menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Ali Kabiay: Serangan terhadap Pekerja Sekolah di Yahukimo Adalah Teror Terbuka terhadap Rakyat Sipil

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement