Nabire
Beranda / Nabire / Kesiapsiagaan Damkar Papua Tengah Gagalkan Dugaan Percobaan Bunuh Diri di Kali Bobo Nabire

Kesiapsiagaan Damkar Papua Tengah Gagalkan Dugaan Percobaan Bunuh Diri di Kali Bobo Nabire

Nabire — Kesiapsiagaan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali diuji dalam sebuah insiden darurat yang terjadi pada Minggu, 8 Februari 2026. Sekitar pukul 11.00 WIT, Damkar menerima laporan adanya dugaan percobaan bunuh diri di kawasan Kali Bobo, Jalan Tengah, Kabupaten Nabire.

Korban diketahui berinisial AMR (22), seorang karyawan swasta yang diduga mengalami tekanan psikologis akibat persoalan keluarga dan pekerjaan. Informasi awal disampaikan oleh seorang warga bernama Suis, yang dengan sigap menghubungi petugas setelah melihat korban berada di atas tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) dan diduga hendak melompat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Damkar Regu I Pemprov Papua Tengah bergerak cepat. Hanya satu menit setelah laporan diterima, tim langsung menuju lokasi kejadian. Armada Damkar tiba di tempat pada pukul 11.05 WIT dan segera melakukan langkah-langkah evakuasi dengan menerjunkan mobil pemadam berkapasitas 4.000 liter dan 5.000 liter.

Dengan koordinasi yang solid, ketenangan personel di lapangan, serta dukungan peralatan yang memadai, proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali. Sekitar pukul 11.25 WIT, korban berhasil dievakuasi tanpa insiden lanjutan. Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, baik dari pihak korban, warga sekitar, maupun petugas Damkar yang terlibat.

Operasi penyelamatan ini dipimpin langsung oleh Komandan Regu I Damkar Pemprov Papua Tengah, Yonias Wambrauw, bersama 15 personel Damkar. Keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata profesionalisme dan kesiapan Damkar Papua Tengah dalam menangani situasi darurat, tidak hanya kebakaran, tetapi juga misi penyelamatan kemanusiaan.

Ali Kabiay: Serangan terhadap Pekerja Sekolah di Yahukimo Adalah Teror Terbuka terhadap Rakyat Sipil

Peristiwa ini juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keselamatan bersama. Laporan cepat dari warga dinilai sangat membantu petugas dalam mencegah terjadinya kejadian yang berpotensi fatal.

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila melihat tanda-tanda situasi darurat, serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi psikologis orang-orang di sekitar, khususnya mereka yang sedang menghadapi tekanan hidup.

Respons cepat, kerja tim yang solid, dan kepedulian sosial menjadi kunci utama dalam menyelamatkan nyawa dan menjaga keamanan masyarakat di Papua Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement