Nabire — Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Hidayatullah Papua Tengah atas terselenggaranya Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Tahun 2026. Rakerwil tersebut dinilai sebagai forum strategis untuk konsolidasi ide, penguatan organisasi, serta perumusan program kerja yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan pembangunan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Pengembangan Otonomi Khusus Provinsi Papua Tengah, Ukkas, S.Sos., M.KP, pada pembukaan Rakerwil DPW Hidayatullah Papua Tengah Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Nabire, Jalan Poros Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Sabtu (7/2/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa Hidayatullah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan telah memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan umat Islam, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak mulia, mandiri, dan berwawasan kebangsaan.
“Hidayatullah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan telah memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan umat, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pengembangan sumber daya manusia yang berakhlak, mandiri, dan berwawasan kebangsaan,” ujar Gubernur dalam sambutan tersebut.
Menurut Gubernur, peran strategis Hidayatullah sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mewujudkan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera. Keberadaan organisasi keagamaan dinilai memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat nilai moral, serta membangun karakter generasi muda di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Gubernur Papua Tengah juga berharap melalui Rakerwil ini, DPW Hidayatullah Papua Tengah mampu merumuskan program-program kerja yang realistis, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Program tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, dakwah, sosial kemasyarakatan, serta pembinaan karakter generasi muda di Papua Tengah.
“Rakerwil ini diharapkan tidak hanya menjadi forum evaluasi internal organisasi, tetapi juga melahirkan gagasan dan program konkret yang dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang kolaborasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan seperti Hidayatullah. Kolaborasi tersebut dipandang sebagai kunci dalam membangun Papua Tengah yang damai, adil, bermartabat, dan berkeadaban.
Menurut Gubernur, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan ekonomi semata, tetapi juga harus ditopang oleh pembangunan mental, spiritual, dan sosial masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur Papua Tengah secara resmi membuka Rapat Kerja Wilayah DPW Hidayatullah Papua Tengah Tahun 2026 dengan memohon ridho dan pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar serta menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi umat dan daerah.
“Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan bimbingan dan kemudahan dalam setiap ikhtiar yang kita lakukan,” tutupnya.
Rakerwil DPW Hidayatullah Papua Tengah Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum penguatan peran organisasi dalam mendukung pembangunan manusia Papua Tengah yang beriman, berilmu, dan berakhlak, sejalan dengan semangat otonomi khusus dan pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.

Komentar