Timika — Sejumlah warga melakukan pemalangan di Jalan Ahmad Yani, Timika, menyusul insiden penikaman yang terjadi pada Rabu dini hari. Aksi tersebut berdampak pada aktivitas pendidikan di sekitar lokasi.
Dua sekolah dasar yang berada dekat area pemalangan, yakni SD Inpres Koperapoka 1 Mimika dan SD Negeri 3 Koperapoka, terpaksa memulangkan seluruh siswa dan menghentikan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Untuk sementara, proses pembelajaran dialihkan dengan sistem belajar dari rumah.
Kepala SD Inpres Koperapoka 1 Mimika, Margarita Abraham, membenarkan kebijakan tersebut demi menjaga keselamatan peserta didik. Ia menyampaikan bahwa seluruh siswa telah dipulangkan sejak pagi.
“Anak-anak SD Inpres Koperapoka 1 sudah kami pulangkan,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.
Hal serupa juga dilakukan oleh pihak SD Negeri 3 Koperapoka, yang memutuskan menghentikan aktivitas belajar tatap muka karena kondisi keamanan belum kondusif.
Margarita berharap situasi keamanan di Kabupaten Mimika segera kembali normal agar anak-anak dapat kembali bersekolah tanpa rasa takut.
“Harapannya Mimika tetap aman, sehingga anak-anak bisa menikmati hak mereka untuk belajar dengan baik tanpa ketakutan,” tuturnya.

Komentar