Hukum & Kriminal Mimika
Beranda / Mimika / Ratusan Liter Sopi dan Moke Digagalkan Masuk Mimika di Pelabuhan Pomako

Ratusan Liter Sopi dan Moke Digagalkan Masuk Mimika di Pelabuhan Pomako

Mimika – Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Pomako bersama personel gabungan berhasil mengamankan ratusan liter minuman keras (miras) lokal jenis sopi dan moke saat kapal penumpang KM Sirimau sandar di Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika, Minggu (18/1/2026) malam.

Pengamanan tersebut dilakukan dalam kegiatan razia rutin yang melibatkan Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako, didukung personel Lanal Timika, Babinsa Koramil Mapurujaya, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako, IPTU Frits Nanlohi, menjelaskan bahwa razia dilakukan sebagai upaya mencegah masuknya miras ilegal melalui jalur laut yang selama ini menjadi salah satu pintu peredaran minuman keras di Mimika.

“Minuman keras lokal jenis sopi dan moke ini kami amankan saat melakukan pengamanan dan pemeriksaan terhadap penumpang serta barang bawaan kapal,” ujar IPTU Frits.

Ia merinci, barang bukti yang diamankan cukup besar, yakni 240 botol ukuran sedang berisi 600 mililiter sopi moke asal Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT). Selain itu, petugas juga menyita 8 jeriken masing-masing berisi 5 liter sopi asal Tual, 22 botol sedang berisi 600 mililiter sopi Tual, serta 55 kantong plastik bening berisi masing-masing 600 mililiter sopi Tual.

Ali Kabiay: Serangan terhadap Pekerja Sekolah di Yahukimo Adalah Teror Terbuka terhadap Rakyat Sipil

“Seluruh barang bukti telah kami amankan di Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk rencana pemusnahan,” jelasnya.

IPTU Frits menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pengamanan dan razia secara rutin terhadap setiap kapal penumpang yang masuk ke Pelabuhan Pomako. Hal ini dilakukan untuk menekan peredaran miras, yang kerap menjadi pemicu gangguan keamanan dan tindak kriminalitas di wilayah Mimika.

“Kami berkomitmen mencegah masuknya miras lokal dari luar daerah demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut mendukung upaya kepolisian dengan tidak membawa, menyimpan, maupun mengedarkan minuman keras ilegal yang dapat merugikan diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Samuel Sauwyar Kecam Keras Aksi Kekerasan di Yahukimo, Sebut Tindakan Tidak Beradab dan Melukai Nilai Kemanusiaan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement