
Dogiyai – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Nasional, 13 Januari 2026, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire menggelar aksi peduli lingkungan di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
Sekitar 1.000 peserta terlibat dalam kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIT. Massa dibagi dua kelompok: satu kelompok membersihkan sampah di sepanjang sungai dan area sekitar, sementara kelompok lainnya menanam 81 bibit pohon Kayu Besi dan Matoa di lahan kosong di pinggir jalan raya Dogiyai.
Penanggung jawab aksi, Oktopianus Bouya, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan panggilan moral untuk menjaga kehidupan.
“Menanam pohon berarti menanam harapan, membersihkan sampah berarti membersihkan kesadaran. Ini adalah politik kehidupan,” ujarnya.
Ia menilai Dogiyai berada di persimpangan antara pembangunan dan kelestarian, sehingga keterlibatan masyarakat—baik OAP, non-OAP, maupun pedagang—menjadi kunci menjaga keseimbangan lingkungan.
Ketua Mapala USWIM Nabire, Paiz, menambahkan bahwa aksi ini merupakan kontribusi nyata mahasiswa dalam merespons persoalan sampah dan kerusakan lingkungan.
Sebagai penutup, peserta membagikan selebaran edukasi pengelolaan sampah dan penghijauan kepada warga, dengan harapan semangat peduli lingkungan tumbuh menjadi budaya di Dogiyai dan seluruh Tanah Papua.

Komentar